Silvi Armedia Putri
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TEKNOLOGI PERANG LAUT BUGIS ABAD 18  DALAM KITAB        -      KARYA RAJA ALI HA Silvi Armedia Putri; Hasan Asari; Nabila Yasmin
Tanjak: Sejarah dan Peradaban Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Tanjak: Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islamm UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tanjak.v6i1.35596

Abstract

Lautan memiliki peranan yang penting dalam kehidupan bahari masyarakat Nusantara dengan ini juga disampaikan oleh Adrian Lapian pada tahun 1991 pada pidato pengukuhan guru besar di Universitas Indonesia bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa maritim, yang artinya bangsa ini melakukan segala aktivitasnya di laut. Salah satu buktinya adalah banyak temuan fragmen-fragmen kapal, serta catatan ilustrasi orang asing yang membuat para ilmuan mengembangkan jenis-jenis kapal di setiap penjuru daerah Nusantara. Laut menjadi wilayah yang sangat penting sejak berabad-abad lamanya, poros kehidupan masyarakat Nusantara pun sangat bergantung dengan laut, ditandai dengan karyanya Adrian Lapian Orang Laut Bajak Laut Raja Laut: Sejarah Kawasan Laut Sulawesi tahun 2009 mengungkapkan banyaknya profesi bajak laut sejak era kolonial. Kemudian menjadi suatu topik pada kajian ini yang menekankan bahwa laut memiliki suatu peristiwa di abad 18 dimana antara Opu Bugis dengan Raja Kecik saling berseteru dan saling membuat perlawan yang melibatkan laut. Dengan kajian ini, penulis menganalisis tentang teknologi perang laut Opu Bugis, dalam pertempuran di laut tentu yang juga menjadi perhatian ialah sarana transportasi yang digunakan, yaitu kapal atau perahu serta alat pertahanan diri, ini berhubungan dengan perlengkapan perang mereka. Mengingat kepulauan Nusantara ini terdiri dari banyak selat, perairan kecil memunculkan banyak jenis kapal dan perahu di negeri bawah angin tersebut. Untuk menetapkan teknologi tersebut, langkah pertama yang penulis gunakan adalah metode pendekatan analisis konten yang merupakan bagian dari mencari makna atau interpretasi pada kutipan dalam Kitab Tuḥfat Al-Nafīs. Kemudian dengan mengumpulkan sumber sekunder yang relevan dengan penelitian ini. ini berhubungan dengan perlengkapan perang mereka. Dari kajian ini dapat diketahui teknologi terdapat beberapa senjata api Eropa  yang menyebar di Nusantara abad 18 dimodifikasi oleh mereka.