Tiara Handayani
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Autokorelasi Spasial Balita Stunting Menggunakan Indeks Moran’s I Rizqia Rahmah Nurul Syifa; Silmi Afina Aliyan; Tiara Handayani
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v14i1.98597

Abstract

Stunting among toddlers is a public health issue strongly related to socioeconomic conditions and the distribution of healthcare services. This study aims to analyze the spatial distribution of stunting cases in Cirebon City using a spatial analysis approach. Data were obtained from the Cirebon City Statistics Agency and processed using mapping software to identify whether spatial clustering of cases exists. The results show that stunting cases form clusters, particularly in Harjamukti District, which also has a high number of poor residents and birth rates. These findings indicate that the distribution of stunting is not random but concentrated in specific areas. The study recommends identifying priority intervention zones and ensuring the equitable distribution of health personnel, especially nutritionists, as a crucial step toward area-based stunting reduction.
Pengukuran Emisi CO₂ Tanah dan Karakteristik Lingkungan Mikro pada Beberapa Penggunaan Lahan Pertanian di Kabupaten Kulon Progo Dinda Pratiwi; Mukhamad Ngainul Malawani; Nor Muhammad Iskandar; Tiara Handayani; Meru Sigit Estiono; Muhammad Hilmi; Muhammad Rafie Hazim
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 23 No. 2 (2025): Geo Media : Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v23i2.87953

Abstract

Emisi karbon dioksida (CO2) tanah merupakan salah satu sumber emisi gas rumah kaca yang dapat dipengaruhi oleh aktivitas penggunaan lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur emisi CO2 tanah serta karakteristik lingkungan mikro pada tiga jenis penggunaan lahan pertanian, yaitu sawah irigasi, kebun tebu, dan ladang jagung di Kabupaten Kulon Progo. Pengukuran dilakukan menggunakan metode closed dynamic chamber dengan alat LI-COR 870. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ladang jagung memiliki emisi CO2 rata-rata tertinggi (4,19 µmol/m²/s), diikuti oleh sawah irigasi (3,63 µmol/m²/s), dan terendah pada kebun tebu (1,64 µmol/m²/s). Variasi emisi dipengaruhi oleh perbedaan intensitas pengolahan tanah dan pemupukan. Praktik ini menyebab adanya variasi kondisi lingkungan mikro tanah sehingga berpengaruh pada laju emisinya. Semua parameter lingkungan yang diukur memiliki tren yang sesuai dengan teori yang berkembang, namun hanya konduktivitas listrik tanah (EC) yang menunjukkan korelasi paling kuat terhadap emisi CO2 di daerah penelitian.