Darmawan, Randy
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Respon Tanaman Kacang Tunggak (Vigna unguiculata L.) terhadap Pupuk Kandang dan Jarak Tanam Darmawan, Randy; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.3.02

Abstract

Rata-rata produktivitas kacang tunggak di Indonesia hanya mencapai 1,35 ton/ha, sedangkan potensi hasil dapat mencapai 2,13 ton/ha. Salah satu penyebabnya adalah penurunan kesuburan tanah yang ditandai dengan kandungan bahan organik yang rendah serta cara budidaya tanaman kacang tunggak yang kurang tepat. Beberapa usaha untuk meningkatkan produktivitas kacang tunggak, yaitu  penambahan bahan organik dan pengaturan jarak tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh interaksi antara dosis pupuk kandang dan jarak tanam pada pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tunggak. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2024 hingga Mei 2024 di lahan percobaan PSDKU Universitas Brawijaya Kediri. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang dirancang menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT). Perlakuan pupuk kandang (P) sebagai petak utama terdiri dari 3 taraf, yaitu kontrol (P0), 5 ton/ha (P1), dan 10 ton/ha (P2). Perlakuan jarak tanam (J) sebagai anak petak terdiri dari 3 taraf, yaitu 40 x 10 (J1) cm, 40 x 20 cm (J2), dan 40 x 30 cm (J3). Variabel pengamatan pertumbuhan terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan umur berbunga, sedangkan variabel pengamatan hasil terdiri dari jumlah polong/tanaman, jumlah biji/polong, bobot kering biji/tanaman, bobot kering biji/ha, dan bobot 100 biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil optimum diperoleh pada dosis pupuk kandang 5 ton/ha dengan jarak tanam 40x20 cm yang menghasilkan bobot kering biji/ha sebesar 1,82 ton/ha, tidak berbeda nyata jika dibandingkan dengan dosis pupuk kandang 10 ton/ha dengan jarak tanam 40x10 cm yang menghasilkan bobot kering biji/ha sebesar 2,14 ton/ha. Namun, kualitas biji yang dihasilkan pada jarak tanam 40x20 cm lebih baik jika dibandingkan dengan jarak tanam 40x10 cm.