Ahmad Salaby
UIN Antasari Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengembangan Pendidikan Islam Berbasis Data Kebutuhan di Era Teknologi Modern Dhiya Aulia; Ahmad Salaby; Yahya Mof
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1929

Abstract

Latar belakang penelitian ini berakar pada realitas kesenjangan yang semakin lebar antara model penyelenggaraan pendidikan Islam konvensional dengan dinamika kebutuhan peserta didik, tenaga pendidik, dan masyarakat di era revolusi industri keempat. Transformasi digital yang masif belum sepenuhnya terakomodasi dalam sistem pendidikan Islam, sehingga terjadi mismatch antara output lembaga pendidikan dengan tuntutan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kesenjangan antara kondisi aktual penyelenggaraan pendidikan Islam dengan kebutuhan nyata stakeholder; (2) memetakan strategi pengembangan berbasis data kebutuhan yang relevan; dan (3) merumuskan model integratif yang menggabungkan nilai-nilai Islam dengan pemanfaatan teknologi modern secara sinergis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur sistematis (systematic literature review) yang diperkuat dengan analisis dokumen kebijakan pendidikan nasional dan komparatif antar lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan pendidikan Islam yang efektif di era teknologi modern harus bertumpu pada empat pilar: analisis kebutuhan berbasis data digital, transformasi kurikulum yang mengintegrasikan literasi digital dengan nilai-nilai Islami, penguatan kapasitas sumber daya manusia pendidik melalui pelatihan berbasis teknologi, serta tata kelola lembaga yang transparan dan akuntabel berbasis sistem informasi manajemen. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan pendidikan Islam di era modern tidak terletak pada penolakan terhadap teknologi, melainkan pada kemampuan kelembagaan untuk mengadopsi inovasi sambil mempertahankan substansi nilai dan tujuan pendidikan Islam yang autentik.