Nila Rahmawati
Program Studi Pendidikan Kejuruan, Universitas Negeri Malang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Booklet Zero Waste dengan Teknik Stuffing untuk Pengasahan Green Skills Siswa Firly Rosella Fitrissibhi; Ellysa Rusdiyana; Agung Puji; Umi Nur Arifah; Nila Rahmawati
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v7i2.6282

Abstract

Permasalahan limbah tekstil dalam pembelajaran Tata Busana di SMK masih belum dimanfaatkan secara optimal dan belum terintegrasi dalam proses pembelajaran berbasis praktik. Kondisi ini menunjukkan perlunya media pembelajaran yang mampu menggabungkan konsep sustainable fashion dengan praktik nyata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media pembelajaran berupa booklet zero waste berbasis pemanfaatan kain sisa dengan teknik stuffing untuk mendukung pengembangan green skills siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis perancangan (design - based approach) yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan konsep, pengembangan isi, desain visual, dan produksi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa booklet yang dikembangkan memiliki struktur yang sistematis, memuat materi zero waste, pemanfaatan kain sisa, serta langkah-langkah praktik teknik stuffing yang aplikatif. Media ini mampu mengintegrasikan teori dan praktik secara langsung, sehingga meningkatkan keterlibatan siswa, kreativitas, serta pemahaman konsep keberlanjutan. Selain itu, booklet dapat digunakan sebagai sumber belajar mandiri yang tidak bergantung pada teknologi digital. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa media booklet zero waste berbasis teknik stuffing efektif sebagai alternatif media pembelajaran kontekstual dalam mendukung pengembangan green skills dan kesadaran lingkungan siswa di SMK Tata Busana.
Conceptual Integration of Industry Scenario Cards and Hazard Card in Machining Engineering Learning: A Literature Review On Osh-Oriented Technical Education Lutfia Santika Dewi; Rubbayyi Shaffiyyah; Khoirun Nikmatul Laili; Adibah Bahrak; Nila Rahmawati
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Agustus 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v7i3.6368

Abstract

Machining engineering learning in higher education faces challenges in balancing technical competency development with occupational safety and health (OSH) awareness. Existing instructional practices in machining workshops are still predominantly product-oriented and procedural, resulting in limited integration of systematic hazard identification and risk analysis during practical activities. This study aims to conceptually examine the integration of industry scenario cards and hazard cards as contextual learning media to support OSH-oriented technical education in machining engineering. This study employed a systematic literature review approach using databases published between 2015 - 2025. The search used keywords including “scenario-based learning”, “hazard card”, “occupational safety and health”, “machining education”, and “engineering education”. The findings indicate that scenario-based learning effectively improves critical thinking, contextual problem solving, and work readiness, while hazard-based visual media strengthen students’ abilities in hazard identification, risk assessment, and safety decision-making. However, previous studies generally implemented both approaches separately and rarely integrated contextual industrial scenarios with systematic workplace hazard analysis in machining education. Therefore, this study proposes a conceptual integration model combining industry scenario cards and hazard cards to support holistic learning involving cognitive, psychomotor, and affective domains. The proposed model contributes theoretically to contextual OSH-oriented vocational pedagogy and practically provides an alternative instructional framework for machining engineering courses in higher education.