p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Envirology
Riska Septiana
Universitas Persatuan Islam

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Ekonomi, Sosial Dan Lingkungan Antara Pemanfaatan Air Isi Ulang Dengan Pengolahan Air Filtrasi : Studi Kasus Desa Negeri Passo, Baguala, Ambon, Provinsi Maluku Marce Nurwan; Riska Septiana
Envirology Vol. 1 No. 1 (2023): ENVIROLOGY
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/envirology.v1i1.59

Abstract

Ketersediaan air bersih bagi masyarakat Desa Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon sangat dibutuhkan. Pemenuhan air bersih ini diperoleh dari pemanfaatan air sumur dangkal dengan pengolahan filtrasi atau pembelian air isi ulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air sumur dan air isi ulang, menghitung nilai ekonomi, dan menilai aspek sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui kualitas air bersih adalah uji laboratorium dengan standar baku mutu mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 32 Tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua, dan Pemandian Umum. Sedangkan untuk menilai tingkat ekonomi menggunakan perhitungan Net Present Value (NPV) dan pertanyaan melalui kuesioner digunakan untuk mengetahui aspek sosial masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas air sumur yang disaring lebih baik dibandingkan dengan air dari depot isi ulang. Nilai ekonomi yang diperoleh dengan menggunakan air hasil penyaringan lebih ekonomis dibandingkan dengan air dari depot isi ulang. Sementara itu, respon masyarakat menunjukkan hasil yang positif dan mereka merasa senang karena selain mendapatkan air bersih, mereka juga dapat menghemat pengeluaran.
Pemanfaatan Karbon Aktif Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca) Sebagai Adsorben Zat Warna Congo Red Dalam Limbah Cair Industri Tekstil Riska Septiana
Envirology Vol. 1 No. 1 (2023): ENVIROLOGY
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/envirology.v1i1.60

Abstract

Tanaman pisang banyak tumbuh di Indonesia yang beriklim tropis, sehingga tanaman pisang dapat dijumpai hampir seluruh wilayah di Indonesia. Mayoritas masyarakat Indonesia hanya bisa memanfaatkan buah pisangnya saja, tetapi kulit pisang hanya dijadikan limbah. Penelitian ini berkaitan dengan kulit pisang yang akan dijadikan karbon aktif dengan menggunakan aktivator H2SO4 untuk mengaktifasi kandungan di dalam karbon aktif yang akan dikontakkan dengan limbah zat warna Congo red dan bertujuan untuk menganalisis persen teradsorpsinya dengan variasi massa adsorben (0,02 gram; 0,04 gram; 0,06 gram; 0,08 gram; dan 0,1 gram) dan waktu yang digunakan (10 menit, 30 menit, 60 menit, 90 menit, dan 120 menit) serta analisis ekonomi karbon aktif kulit pisang kepok. Hasil penelitian menunjukkan kulit pisang kepok menghasilkan karbon aktif dengan dilakukan pembakaran 400 0C menggunakan furnace dan diayak ukuran 100 mesh. Selanjutnya tahap uji adsorpsi yang mampu mengadsorpsi limbah zat warna Congo red tertinggi yaitu massa adsorben 0,1 gram dengan waktu 120 menit dengan persen teradsorpsi 99,70% dan analisis ekonomi menunjukkan biaya treatment sebesar Rp 1.716.000 sedangkan nilai R/C ratio yaitu pendapatan karbon aktif kulit pisang kepok untuk produksi setiap hari sejumlah Rp 564.600,00 dengan nilai R/C ratio 1,23 sehingga kriteria R/C ratio >1, maka karbon aktif tersebut efisien dan menguntungkan apabila diusahakan.