Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Pasien HIV/AIDS dalam Mengelola Tingkat Kecemasan Nasrianti Nasrianti; Lisma Natalia Br Sembiring; Fenska Narly Makualaina; Fathia Fakhri Inayati Said; Hasnia Hasnia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4248

Abstract

HIV/AIDS merupakan suatu penyakit yang membahayakan dan menakutkan hal ini dikarenakan belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit tersebut, sehingga anggapan seseorang penyakit HIV/AIDS ini suatu penyakit yang mematikan dengan proses penyebaran yang sangat cepat. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom) sekumpulan penyakit yang timbul karena menurunnya sistem kekebalan tubuh yang diakibatkan oleh virus HIV, menurunnya daya tahan tubuh bagi penderita HIV/AIDS akan mudah tertular dari berbagai macam virus, beberapa orang yang terinfeksi HIV akan meninggal dalam beberapa tahun setelah timbul tanda AIDS/ apabila tidak mendapatkan penanganan serta terapi dari tim kesehatan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar masyarakat dan petugas dapat mengatasi kecemasan dalam melakukan penanganan pada pasien dengan HIV/AIDS. Metode Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan cara penyuluhan. Hasil Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat penyuluhan kesehatan ini, bahwa petugas tidak merasa cemas dalam melakukan penangan pada pasien dengan HIV/AIDS karena sudah terbiasa dan memiliki pengalaman yang lama dalam merawat pasien, berdasarkan hasil dari kegiatan yang dilakukan. Kemudian penyuluh menjawab pertanyaan dari audiens tersebut. Setelah mendapat jawaban pertanyaannya, peserta penyuluh yang bertanya tampak sudah mengerti. Pemberian penyuluhan kesehatan kepada petugas dan pasien mendapatkan hasil jadi mengetahui apa bagaimana mengatasi kecemasan. Materi penyuluhan berupa leaflet yang dipaparkan kepada peserta. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan yang telah dilaksanakan didapatkan bahwa petugas dan pasien memahami cara mengatasi kecemasan ketika memberikan peayanan kepada pasien dengan HIV/AIDS dan untuk pasien juga dapat mengetahui cara mengatasi kecemasan.
Edukasi Pentingnya Dukungan Keluarga Pada Ibu Nifas dan Sosialisasi Pencegahan Penularan HIV di Puskesmas Harapan Yustika Rahmawati Pratami; Wiwit Vitania; Hasnia Hasnia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3531

Abstract

Kegiatan ini dilakukan karena masih ditemukannya ibu nifas yang merasa kurang mendapat dukungan oleh keluarga yang sesungguhnya sangat penting untuk menunjag prose pemulihan ibu selama masa nifas dan proses menyusui yang holistik. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk menyelesaikan permasalahan yang ditemukan pada penleitian sebelumnya yang juga dilakukan di puskesma yang sama yaitu untuk meningkatkan pemahaman keluarga akan pentingnya pemberian dukungan ibu selama masa nifas. Metode pada kegiatan ini dilakuakn dengan 4 tahapan dengan 4 kali sesi pertemuan dengan tujuan memberikan edukasi. Hasil kegiatiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan pasangan akan pentingnya dukungan dari suami dan keuarga kepada ibu pada masa nifas.
Pendidikan Kesehatan Mental pada Ibu di Masa Perinatal Harlinda Widia Putri; Yustika Rahmawati Pratami; Endah Purwanti Handayani; Susi Lestari; Eftyaningrum D W Astutik; Arum Surya Utami; Tiyan Febriyani Lestari; Wiwit Vitania; Hasnia Hasnia; Rachel De Fretes; Putri Amelia Januarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3589

Abstract

Selama kehamilan hingga satu tahun setelah melahirkan, merupakan fase yang sangat penting bagi kesehatan fisik dan mental seorang ibu. Pada fase ini, banyak ibu yang mengalami perubahan dalam kesehatan mentalnya, seperti mengalami berbagai perubahan fisik, emosional, dan psikososial yang dapat mempengaruhi kesejahteraan mental mereka. Tujuan yang ingin dicapai pada pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan pengetahuan yang mendalam kepada para ibu mengenai kesehatan mental selama masa perinatal, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam menghadapi tantangan psikologis yang mungkin akan muncul. Kegiatan dilaksanakan di Klinik AHBS, Kabupaten Jayapura. Metode yang diterapkan untuk mencapai tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu dengan memberikan ceramah dan mengadakan diskusi secara langsung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mencatat pencapaian positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang kesehatan mental di kalangan ibu hamil yang hadir.