Ghina Raihan
Universitas Islam Negeri Ar-raniry Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN JUMLAH FI’LIYAH DENGAN METODE QAWAID DAN TARJAMAH BERBASIS SURAH AL-‘ALAQ DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN NAHWU Intan Afriati; Irmanisah; Ghina Raihan; Faizaty Agniya
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 9 No. 1 (2026): Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v9i1.10695

Abstract

Jumlah Fi’liyah merupakan salah satu konsep dasar dalam ilmu Nahwu yang memiliki peran penting dalam memahami struktur kalimat Bahasa Arab. Namun demikian, siswa sering mengalami kesulitan dalam memahaminya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran jumlah Fi’liyah dengan metode Qawaid dan Tarjamah berbasis surah Al-‘Alaq untuk meningkatkan pemahaman nahwu dan mengetahui respon siwa terhadap pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan metode  eksperimen. Desain dalam penelitian ini menggunakan  Pre-Eksperimental One Group Pretest-Posttest. Penelitian dilakukan di SMP Tahfidz Darul Wustha Aceh Besar dengan sampel berjumlah 18 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, angket dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Normalitas dan uji t (Paired Sample t-Test) menggunakan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai Pretest (M = 55,8) dan Posttest (M = 68,6).  Hasil analisis uji t menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan (Sig. 2-tailed = 0,001 < 0,05), dengan ini Ho ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran jumlah Fi’liyah dengan metode Qawaid dan Tarjamah berbasis surah Al-‘Alaq efektif dalam meningkatkan pemahaman nahwu. Selain itu, nilai skor respon siswa sebesar 197 atau 91% dengan kategori sangat positif. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran mudah dipahami, menarik, efektif, serta mampu meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran jumlah Fi’liyah.