Ruslan Ramli
Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Antara Tradisi Dan Inovasi: Resepsi Audiens Terhadap Transformasi Cerita Klasik Jawa Ke Format Animasi 3d Aji Satya Pujastra; Bayquni Bayquni; Ruslan Ramli
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (April - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkis.v4i2.3252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana audiens memaknai adaptasi cerita klasik Jawa yang disajikan dalam bentuk animasi 3D pada kanal YouTube Panggung Narasi Jagad Mandala. Transformasi digital narasi tradisional ke dalam format audiovisual animasi menunjukkan perubahan signifikan dalam praktik komunikasi budaya di era media digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan kerangka analisis Encoding/Decoding Stuart Hall sebagai landasan teoretis utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap penonton yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria individu yang telah menonton konten animasi 3D pada kanal tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya keragaman posisi resepsi audiens yang meliputi dominant, negotiated, dan oppositional reading. Posisi dominant reading mencerminkan penerimaan audiens terhadap animasi 3D sebagai medium inovatif dalam revitalisasi budaya. Posisi negotiated reading menunjukkan apresiasi kritis terhadap visualisasi digital disertai negosiasi terhadap perubahan naratif dan autentisitas budaya. Posisi oppositional reading merepresentasikan resistensi terhadap simplifikasi makna tradisi akibat modernisasi estetika digital. Temuan ini menegaskan bahwa makna budaya dalam animasi digital dikonstruksi secara aktif melalui proses decoding audiens yang dipengaruhi oleh latar sosial-budaya dan literasi media. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi studi resepsi dan komunikasi budaya digital, serta kontribusi praktis bagi produksi konten budaya berbasis animasi.