Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk representasi nilai pendidikan berbasis kearifan lokal Pondok Pesantren melalui pendekatan visual sinematik pada film Cahaya Cinta Pesantren. Kearifan lokal terlihat dalam wujud-wujud budaya sekitar. Pesantren sebagai wadah dalam melaksanakan pendidikan agama tentu memiliki kearifan lokal sebagai bentuk sebuah identitas. Proses analisis dilakukan dengan cara mendeskripsikan potongan visual film Cahaya Cinta Pesantren melalui alur cerita yang terdapat dalam elemen mise en scene. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma interpretatif agar dapat digunakan dalam mengkaji bentuk nilai-nilai Pendidikan yang dikonstruksikan melalui elemen visual film. Data penelitian diperoleh melalui tahapan observasi dengan cara menonton film secara berulang serta dokumentasi berupa tangkapan layer adegan film yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi nilai-nilai pendidikan tercermin seperti kemandirian, kebersamaan, kesederhanaan, kreatif, keikhlasan, solidaritas, dan tanggung jawab. Selain itu, integrasi simbol budaya lokal seperti ulos turut memperkuat pembentukan identitas budaya dalam proses pendidikan karakter pada film. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa film juga dapat berfungsi sebagai media pembelajaran secara kontekstual yang cukup efektif dalam menanamkan nilai-nilai berbasis kearifan lokal kepada peserta didik.