Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ibu Sehat, Janin Kuat : Cegah Anemia Sejak Dini di Wilayah Kerja Puskesmas Daru Ellen Lahade; Ariyati Darman; Kesia Desi Nanlohy; Senny Katiandagho; Nerice Niru; Ruth Utubira; Melda Elen Ahiki; Aning Subiyatin; Heri Rosyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4402

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dengan dampak serius terhadap ibu dan janin. Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang anemia, kepatuhan konsumsi tablet Fe yang masih rendah, pola makan yang belum memenuhi kebutuhan zat besi, kebiasaan mengonsumsi teh atau kopi yang menghambat penyerapan zat besi, minimnya dukungan keluarga, serta kunjungan ANC dan pemeriksaan hemoglobin yang tidak rutin. Kondisi ini berkontribusi terhadap tingginya prevalensi anemia yang meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Program pengabdian ini menawarkan solusi melalui edukasi komprehensif berbasis keluarga dengan pendekatan metode menggunakan media leaflet dan PPT. Materi yang disampaikan meliputi anemia pada kehamilan, teknik konsumsi tablet Fe yang benar, cara mengatasi efek samping, penyusunan menu bergizi seimbang dengan sumber zat besi dan vitamin C, pengaturan waktu konsumsi untuk menghindari teh dan kopi, serta pentingnya ANC rutin dan pemeriksaan hemoglobin berkala. Program ini secara khusus melibatkan suami dan keluarga dalam setiap sesi untuk meningkatkan dukungan terhadap pemenuhan gizi ibu hamil. Target luaran yang diharapkan adalah peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang anemia, peningkatan kepatuhan konsumsi tablet Fe mencapai lebih dari 90%, kunjungan ANC minimal 6 kali selama kehamilan, dan peningkatan kadar hemoglobin mencapai standar normal di atas 11 g/Dl.
Pencegahan Stunting Baru Melalui Program Edukasi di Depok, Jawa Barat Winda Lestari; Popy Oktaria; Aning Subiyatin; Heri Rosyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1606

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Kota Depok, termasuk wilayah Tapos. Data Dinas Kesehatan Kota Depok tahun 2024 menunjukkan prevalensi balita stunting sebesar 3.377 anak (3,58%). Pola makan yang tidak teratur, asupan gizi tidak seimbang, serta rendahnya konsumsi protein dan mikronutrien menjadi faktor risiko utama kejadian stunting. Upaya pemerintah melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal telah dilakukan, disertai edukasi gizi dan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pencegahan stunting baru melalui peningkatan literasi gizi keluarga dan pendampingan keluarga berisiko di wilayah kerja Puskesmas Tapos. Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, dan keluarga balita untuk mendukung keberlanjutan program pencegahan stunting baru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ditandai nilai pretest adalah 45% dan rata-rata post-test adalah 55%. Terdapat peningkatan rata-rata sebesar 22,22 % setelah dilakukan intervensi edukasi.