Elvi Sukma Indah
Akuntansi, STIE Widyaswara Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi pengelolaan keuangan di Kantor Camat Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan Elvi Sukma Indah; Riri Purnama Sari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPMWI-JANUARI
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v2i1.155

Abstract

Tujuan dari Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini yaitu melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Widyaswara Indonesia (Pendidikan, Penelitian, dan Pegabdian Masyarakat) dengan mengimplementasikan ilmu Akutansi yang di pelajari dan di dapat saat proses perkuliahan dengan dunia kerja, PKL ini terdiri dari persiapan, tahap pelaksanaan PKL. dan tahap penyusunan laporan. dalam hal ini penulis mendapat kesempatan beharga untuk terlibat langsung dalam aktifitas Pengelolaan Keuangan pada Kantor Camat KPGD Kabupaten Solok Selatan. penulis memberikan kontribusi dengan ikut berpatisipasi pada bagian bagian penempatan kerja dan membantu bendahara umum dan bendahara pengeluaran dalam melakukan pencatatan dan mengelola Keuangan Kantor Camat KPGD yang meliputi pembuatan kwitansi, pencatatan administrasi, pencatatan SPPD, memindai kwitansi menurut no SPJ, penyusunan kwitansi sesuai no SPJ dan rekap seluruh pengeluaran kas bulanan Kantor Camat KPGD
Analisis Likuiditas Terhadap Kinerja Keuangan Pada PT. Mayora Indah Tbk. Tahun 2020-2024 Elvi Sukma Indah; Fatma Yeni; Sastria Nofrita; Zulsantoni; Riri Purnama Sari
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JEBWI-FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jebwi.v2i1.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat likuiditas pada PT. Mayora Indah Tbk tahun 2020-2024, (2) mengetahui kinerja keuangan PT. Mayora Indah Tbk tahun 2020-2024 berdasarkan Rasio likuiditas, (3) mengetahui perkembangan dan kondisi likuiditas dalam mendukung kinerja keuangan perusahaan selama tahun 2020-2024. Analisis data menggunakan metode deskritif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis rasio likuiditas yang meliputi : current ratio, quick ratio dan cash ratio. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Tingkat likuiditas PT. Mayora Indah selama tahun 2020-2024 berada dalam kategori baik. hal ini terlihat dari nilai rata rata current ratio sebesar 297,7%, quick ratio sebesar 221,8% dan cash ratio sebesar 76,8% yang berada di atas rata rata standar ideal industri. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan yang baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. 2) Kinerja keuangan PT. Mayora Indah Tbk selama periode 2020–2024 yang diukur menggunakan rasio likuiditas berada dalam kategori baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai current ratio, quick ratio, cash ratio yang secara umum berada di atas rata rata standar ideal industri. karena mencerminkan pengelolaan keuangan perusahaan yang efektif dan mendukung terciptanya kinerja keuangan yang stabil dalam periode tersebut. (3) Perkembangan dan kondisi likuiditas selama periode 2020-2024 mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Current ratio mengalami penurunan pada tahun 2021 dan 2024, namun meningkat pada tahun 2022 dan 2023. Quick ratio mengalami penurunan pada tahun 2021 dan 2024, serta mengalami peningkatan pada tahun 2022 dan 2023. Cash ratio juga mengalami penurunan pada tahun 2021 dan 2024, namun kembali meningkat pada tahun 2022 dan 2023. Meskipun mengalami fluktuasi, secara keseluruhan nilai rasio likuiditas perusahaan tetap berada di atas rata rata standar ideal industri, sehingga kondisi likuiditas perusahaan dinilai mampu mendukung kinerja keuangan perusahaan dengan baik selama tahun penelitian.