Indonesian lecturers face significant workloads as universities seek world-class status. This study adapts and validates the challenge-hindrance stressor scale in Indonesia using quantitative cross-sectional data from 487 lecturers. Structural Equation Modeling via Confirmatory Factor Analysis tested validity, and reliability was assessed with Cronbach's alpha and composite reliability (CR). The first-order model fit was good (CFI = 0.94, TLI = 0.935, SRMR = 0.04; factor loadings 0.59–0.87). Internal consistency reliability was also strong (coefficient above 0.70). Thus, the Indonesian CHS scale is a valid and reliable tool for measuring lecturers’ work stress, supporting accurate assessment in this cultural context.Dosen di Indonesia menghadapi beban kerja yang signifikan seiring dengan upaya universitas untuk mencapai world-class university. Penelitian ini melakukan adaptasi dan validiasi skala stressor tantangan-hambatan di Indonesia menggunakan data kuantitatif cross-sectional sebanyak 487 dosen. Validitas diuji menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA), sementara realibilitas dievaluasi dengan Cronbach’s alpha dan composite realibility (CR). Hasil menunjukkan bahwa kesesuaian model first-order adalah model paling fit (CFI = 0.94; TLI = 0.935; SRMR = 0.04; factor loading 0.59–0.87). Realibilitas konsisten juga memiliki nilai yang kuat (koefisien di atas 0.70). Dengan demikian, skala CHS versi Indonesia merupakan instrumen yang valid dan reliabel untuk mengukur stres kerja dosen, serta mendukung penilana yang akurat dalam konteks budaya ini.