Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN DEMOKRASI PENDIDIKAN MELALUI PEMBELAJARAN KOLABORATIF DI SMA Agus Tinus; Darus Salam; Dedy Suryadi
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i2.10768

Abstract

emocratic education has become a crucial demand in 21st-century learning, emphasizing active participation, equality, and students’ freedom of expression; however, classroom practices are still predominantly teacher-centered, limiting student engagement in the learning process. This study aims to analyze the strengthening of educational democracy through the implementation of collaborative learning practices at SMAN 2 Sampit, focusing on enhancing student participation, critical thinking skills, and the internalization of democratic values. This research employed a qualitative approach with a case study design, involving two teachers and thirty eleventh-grade students as research subjects. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation over a two-month period. The data analysis followed systematic stages, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that collaborative learning significantly increases students’ active participation in discussions, encourages confidence in expressing opinions, and fosters critical thinking through group interaction. Furthermore, this approach contributes to the internalization of democratic values such as tolerance, cooperation, and responsibility among students. In conclusion, collaborative learning is proven to be an effective pedagogical strategy in strengthening educational democracy in secondary school contexts. ABSTRAK Pendidikan demokratis menjadi salah satu tuntutan penting dalam pembelajaran abad ke-21 yang menekankan partisipasi aktif, kesetaraan, dan kebebasan berpendapat peserta didik, namun praktik pembelajaran di sekolah masih cenderung berpusat pada guru sehingga membatasi keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan demokrasi pendidikan melalui praktik pembelajaran kolaboratif di SMAN 2 Sampit. Fokus penelitian ini adalah bagaimana implementasi pembelajaran kolaboratif dapat meningkatkan partisipasi, kemampuan berpikir kritis, serta nilai-nilai demokrasi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 2 guru dan 30 siswa kelas XI, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama dua bulan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam diskusi, mendorong keberanian dalam menyampaikan pendapat, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui interaksi kelompok. Selain itu, pembelajaran ini juga berkontribusi dalam menginternalisasi nilai-nilai demokrasi seperti toleransi, kerja sama, dan tanggung jawab. Dengan demikian, pembelajaran kolaboratif terbukti menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat demokrasi pendidikan di lingkungan sekolah menengah.  
PEMBAHARUAN PENDIDIKAN DI ERA TEKNOLOGI DIGITAL: STRATEGI ADAPTASI PEMBELAJARAN DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ABAD KE-21 Lina Irawaty; Rismarini Wijayanti; Agus Tinus
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i2.10769

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly transformed educational systems, particularly in learning processes that require adaptation to the demands of the 21st century. The focus of this study lies in the need for educational reform through adaptive learning strategies capable of addressing technological advancement, changing student characteristics, and the development of essential 21st-century competencies such as critical thinking, creativity, collaboration, and communication. This study aims to analyze educational reform in the digital era, identify adaptive learning strategies, and examine their impact on educational quality. The method employed is a qualitative literature review through several stages, including problem identification, data collection from scientific sources, selection of relevant references, content analysis, and synthesis of findings. Data were obtained from academic journals, books, educational reports, and recent educational policies in Indonesia. The findings indicate that the integration of digital technology into learning processes enhances educational effectiveness, broadens access to education, and strengthens 21st-century competencies. Educational reform is further supported by innovative learning models and the improvement of digital literacy among teachers and students. In conclusion, technology-based educational transformation represents an essential strategy for creating adaptive, relevant, and quality-oriented learning systems in the future. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam sistem pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran yang menuntut adaptasi terhadap kebutuhan abad ke-21. Fokus permasalahan dalam penelitian ini terletak pada pentingnya pembaharuan pendidikan melalui strategi adaptasi pembelajaran yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi, perubahan karakteristik peserta didik, serta kebutuhan kompetensi abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pembaharuan pendidikan di era digital, mengidentifikasi strategi adaptasi pembelajaran, serta mengkaji dampaknya terhadap kualitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui tahapan identifikasi masalah, pengumpulan sumber ilmiah, seleksi referensi relevan, analisis isi, dan sintesis hasil kajian. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku akademik, laporan pendidikan, serta kebijakan pendidikan terkini di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran dapat meningkatkan efektivitas proses belajar, memperluas akses pendidikan, serta memperkuat kompetensi abad ke-21. Pembaharuan pendidikan juga didukung oleh penerapan model pembelajaran inovatif dan peningkatan literasi digital guru maupun peserta didik. Kesimpulannya, transformasi pendidikan berbasis teknologi digital menjadi strategi penting dalam menciptakan sistem pembelajaran yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada kualitas pendidikan masa depan.