Widyawati Widyawati
Sistem Informasi, Universitas Pamulang, Serang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Clustering Kabupaten/Kota di Provinsi Banten Berdasarkan Indikator Pembangunan untuk Mendukung Penentuan Prioritas Program Daerah Widyawati Widyawati; Muhamad Oki Astrabuwono
Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI) Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/busiti.v7i2.3383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kabupaten/kota di Provinsi Banten berdasarkan indikator pembangunan multidimensi, menganalisis karakteristik setiap cluster, serta memberikan rekomendasi awal mengenai prioritas program daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik Provinsi Banten tahun 2024. Objek penelitian mencakup 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten dengan enam variabel, yaitu garis kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, pertumbuhan ekonomi, produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan (PDRB ADHK), rata-rata lama sekolah, dan umur harapan hidup. Data dianalisis melalui tahapan normalisasi Min-Max dan implementasi algoritma K-Means Clustering menggunakan Python. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kabupaten/kota di Provinsi Banten terbagi ke dalam tiga cluster, yaitu wilayah prioritas intervensi, wilayah berkembang, dan wilayah maju. Hasil evaluasi menunjukkan nilai Silhouette Score sebesar 0.3216 yang mengindikasikan kualitas cluster yang cukup. Hasil pengelompokan ini menegaskan adanya perbedaan karakteristik pembangunan antarwilayah, sehingga kebijakan pembangunan daerah tidak dapat diterapkan secara seragam. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan pemetaan pembangunan daerah berbasis data multidimensi yang dapat digunakan sebagai dasar awal untuk mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih terarah, objektif, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.