David Try Liputra
Program Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknologi dan Rekayasa Cerdas, Universitas Kristen Maranatha, Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Berbasis Model SCOR Menggunakan Metode OMAX-TLS di Industri Pembuatan Kemasan Produk Vivi Arisandhy; David Try Liputra; Victor Suhandi; Yonathan Yehezkiel Widjaja; Nadia Natalia Suwandi
Jurnal Optimalisasi Vol 12, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v12i1.13877

Abstract

Industrial development in the era of globalization is progressing very rapidly and is accompanied by increasing competition between companies. To maintain high competitiveness in meeting market needs, a company's operational performance must continue to improve. Research on measuring supply chain performance has been widely conducted. However, research using a combination of the SCOR model and the Objective Matrix (OMAX) and Traffic Light System (TLS) method is still limited. Therefore, in this study, a combination of the Supply Chain Operations Reference (SCOR) model with the OMAX-TLS methods will be used to measure the supply chain performance of a product packaging company. This study uses the SCOR model with weights from the Analytical Hierarchy Process (AHP) and then measures it with OMAX and TLS for performance evaluation in product packaging companies. Performance measurement is needed to improve supply chain performance. Data processing uses 29 performance indicators to measure supply chain performance. The results obtained are supply chain performance at 6.826, indicating Good performance. Indicators with a score below 3 are included in the Poor category. There are two performance indicators in the Poor category, twenty in the Good category, and seven in the Very Good category. Performance indicators that require significant improvement are indicators that fall into the Poor category.
Pendampingan Perancangan Prosedur dan Standardisasi Proses Produksi di Pabrik Mie Ho Kie San, Jawa Tengah Rainisa Maini Heryanto; Vivi Arisandhy; Victor Suhandi; Kartika Suhada; Santoso Santoso; David Try Liputra; Florence Leony; Rafeald Henry Ingkiriwang; Alena Augustin; Dedi Marcell Banjarnahor; Rheakova Sarita Manuela; Anthony Ray Alexander
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i3.1022

Abstract

Pabrik Mie Ho Kie San merupakan UMKM yang berlokasi di Desa Wlahar Kulon, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pabrik ini memproduksi mie tradisional yang dikenal dengan nama Mie Bal atau dengan merek dagang resmi yaitu Cap Tiga Anak. Ketatnya persaingan usaha produksi mie, membuat UMKM ini harus selalu melakukan perbaikan terus menerus (continuous improvement) agar dapat mempertahankan bahkan meningkatkan produktivitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan pada UMKM ini merupakan kegiatan berkelanjutan yang berfokus pada seiso, seiketsu, dan shitsuke yaitu perancangan prosedur dan standardisasi. Tahapan yang dilakukan adalah konsultasi awal dengan mitra, pengumpulan data, perancangan prosedur dan standardisasi proses produksi, penyampaian hasil perancangan dan diskusi dengan mitra, serta revisi hasil perancangan sesuai masukan dalam diskusi. Hasil perancangan berupa Standard Operating Procedure (SOP). Hasil perancangan disampaikan kepada mitra secara daring dan dilakukan diskusi untuk menyempurnakannya. Dengan adanya perancangan prosedur dan standardisasi proses produksi diharapkan konsistensi kualitas produksi dapat terjaga dan terjadi peningkatan produktivitas.