Mustari
Universitas Gunadarma

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Implementasi Green Accounting terhadap Kinerja Triple Bottom Line Pada UMKM di Kawasan Penyangga Ibu Kota Nusantara (Kabupaten Penajam Paser Utara) Mustari; Nanda Putra Saragi; Fatma Eka Sari
Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jira.v12i1.1346

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan green accounting terhadap kinerja triple bottom line pada UMKM di Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausalitas melalui metode survei terhadap 150 responden yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi green accounting, yang tercermin dalam pengelolaan biaya lingkungan dan efisiensi sumber daya, berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ekonomi (profit) dan kinerja lingkungan (planet). Namun, pengaruh terhadap kinerja sosial (people) tidak terbukti signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik akuntansi hijau pada UMKM masih berfokus pada efisiensi internal dan belum sepenuhnya mencakup aspek sosial. Kendala utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman pelaku usaha serta belum tersedianya standar pelaporan yang sederhana. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kebijakan ekonomi hijau di kawasan penyangga IKN.
Model Manajemen Keuangan Generasi Z di Era Digital: Pengaruh Literasi Keuangan dan Kontrol Diri melalui Perilaku Keuangan dengan Gaya Hidup sebagai Variabel Moderasi di Kabupaten Penajam Paser Utara. Anis Aulia Muslim; Depin Afrilla; Mustari; Delianti
Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jira.v12i1.1389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan kontrol diri terhadap manajemen keuangan dengan perilaku keuangan sebagai variabel mediasi serta gaya hidup sebagai variabel moderasi pada Generasi Z di Kabupaten Penajam Paser Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang diperoleh dari 150 responden melalui kuesioner. Analisis dilakukan dengan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan kontrol diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan, serta perilaku keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen keuangan. Namun, literasi keuangan dan kontrol diri tidak berpengaruh langsung terhadap manajemen keuangan. Perilaku keuangan terbukti memediasi hubungan tersebut secara penuh. Sementara itu, gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap manajemen keuangan, tetapi tidak berperan sebagai variabel moderasi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan manajemen keuangan pada Generasi Z di Kabupaten Penajam Paser Utara lebih ditentukan oleh perilaku keuangan sebagai implementasi nyata dari pengetahuan dan kontrol diri.
Segment Reporting Disclosure under IFRS 8 and PSAK 108 in a Global and Indonesian Economic Uncertainty (2024–2025): Evidence from PT Tigaraksa Satria Tbk Nanda Putra Saragi; Mustari
Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jira.v12i1.1432

Abstract

This study evaluates the compliance of segment reporting presented by PT Tigaraksa Satria Tbk with the requirements of IFRS 8 Operating Segments and PSAK 108 Segmen Operasi, considering the increasing global and Indonesian economic uncertainty that has heightened the need for transparent and reliable financial reporting. The study uses a qualitative descriptive approach based on secondary data obtained from the company's 2024 and 2025 annual reports and financial statements. The analysis applies the quantitative reportability criteria prescribed by IFRS 8 and PSAK 108, including the 10% revenue, profit or loss, and asset threshold tests, as well as the 75% external revenue requirement. The results show that only the Food and Household Needs segment satisfies all quantitative criteria as a reportable operating segment in both reporting periods. Meanwhile, the Gas (LPG) and Other Kitchen Appliances segment and the Books segment do not meet the required thresholds, although both continue to be disclosed in the financial statements. Overall, the company's segment reporting is consistent with the provisions of IFRS 8 and PSAK 108 and fulfills the required quantitative disclosure criteria. Nevertheless, the disclosures could be improved by providing clearer explanations regarding the inclusion of non-reportable segments, segment-specific risks, and the factors influencing changes in segment performance. Strengthening these qualitative disclosures would improve the transparency, comparability, and decision usefulness of financial information, particularly during periods of continued economic uncertainty.