Hadi Saputra Hadisaputra
Universitas muhammadiyah makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Etika Dakwah Digital Wahdah Islamiyah Makassar di Media Sosial Hadi Saputra Hadisaputra
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2026): Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v9i1.22346

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong transformasi praktik dakwah ke ruang publik digital, yang menuntut tidak hanya efektivitas penyampaian pesan, tetapi juga komitmen terhadap etika komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik etika dakwah digital Wahdah Islamiyah Makassar di media sosial dengan menitikberatkan pada penerapan prinsip tabayyun, tawazun, adab, dan tanggung jawab moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi digital dan dokumentasi terhadap konten dakwah yang dipublikasikan pada platform Instagram dan TikTok, meliputi video, caption, visual pendukung, serta interaksi audiens seperti jumlah tayangan, tanda suka, komentar, dan pembagian konten. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi kualitatif dengan mengintegrasikan teori etika komunikasi publik Richard L. Johannesen dan prinsip-prinsip etika komunikasi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah digital Wahdah Islamiyah Makassar menerapkan prinsip etika secara relatif sistematis. Prinsip tabayyun tercermin dalam verifikasi sumber dan keberanian melakukan koreksi informasi, tawazun dalam penyusunan narasi dakwah yang moderat dan adaptif terhadap konteks audiens, adab dalam penggunaan bahasa, visual, dan interaksi yang santun, serta tanggung jawab moral dalam kehati-hatian mempertimbangkan dampak sosial pesan. Temuan ini menunjukkan bahwa dakwah digital dapat dijalankan secara efektif tanpa mengorbankan nilai-nilai etika komunikasi publik.