Aditya Taufik Ismail
Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi WhatsApp API untuk Otomatisasi Notifikasi Pengajuan Izin Penelitian Mahasiswa FTIK UIN Sunan Kudus Aditya Taufik Ismail; Muhammad Arifin
Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026 - Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/abdiformatika.v6i1.292

Abstract

Layanan pengajuan izin penelitian mahasiswa di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sunan Kudus masih menghadapi kendala berupa keterlambatan penyampaian informasi, tingginya pertanyaan berulang kepada operator, serta rendahnya kepuasan mahasiswa akibat mekanisme notifikasi yang masih dilakukan secara manual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sistem notifikasi otomatis berbasis WhatsApp API untuk meningkatkan efektivitas layanan administrasi akademik. Metode yang digunakan adalah pendekatan implementatif-partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pelatihan operator, pendampingan, dan evaluasi. Partisipan kegiatan terdiri atas 120 mahasiswa dan 12 operator layanan akademik. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin, observasi operasional, dan analisis log sistem. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi sistem berhasil mempercepat penyampaian informasi status pengajuan dari satu hingga dua hari kerja menjadi 3–5 menit. Tingkat kepuasan mahasiswa meningkat dari 68,4% menjadi 94,6%, kompetensi operator meningkat dari 72,5% menjadi 93,8%, dengan tingkat kemandirian operator mencapai 91,7% pada akhir pendampingan. Sistem juga menunjukkan tingkat keberhasilan pengiriman notifikasi sebesar 98,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi WhatsApp API efektif dalam meningkatkan kecepatan layanan, efisiensi operasional, transparansi informasi, dan kualitas layanan administrasi akademik secara berkelanjutan.