Ridwanto
Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi Sediaan Gel Hand Sanitizer Dari Ekstrak Etanol Daun Malaka (Phyllanthus Emblica L.) Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus Aureus Ubah Munthe; Ridwanto
Journal of Health and Medical Science Volume 4 Nomor 1 Januari 2025
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v1i2.584

Abstract

Hand sanitizer merupakan salah satu bahan antiseptik yang sering digunakan masyarakat sebagai media pencuci tangan praktis. Hand sanitizer diciptakan sebagai jalan keluar dari permasalahan tersebut sebagai pembersih tangan praktis. Masyarakat umumnya menyukai penggunaan hand sanitizer dalam bentuk gel karena menimbulkan rasa dingin dan mudah mengering. Pencegahan radang akibat bakteri Staphylococcus aureus dapat dilakukan dengan memanfaatkan tanaman yang memiliki senyawa aktif sebagai antibakteri seperti ekstrak buah malaka (Phyllanthus emblica L.). Tujuan dari penelitian ini untuk memformulasikan ekstrak etanol daun malaka menjadi gel hand sanitizer, menegtahui mutu fisik sediaan, dan menguji aktivitas terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan metode difusi agar menggunakan cakram. Konsentrasi yang digunakan pada penelitian ini adalah 1 %, 2%, 3% dan kontrol positif. Hasil uji organoleptis daun malaka berbau khas berpaduan daun malaka dan essens stroberi, berwarna hijau kecoklatan, berbentuk gel. Uji pH berkisar 6,4 – 6,9. Uji viskositas hasilnya berkisar 15800 – 21500, dan uji iritasi terhadap sukarelawan hasilnya negatif tidak memberikan efek iritasi pada kulit. Aktivitas antibakteri pada konsentrasi 1% ,2%, 3%. Zona hambat yang dihasilkan secara bertururt - turut adalah yaitu sebesar 16,83 ± 4,716 mm,18,73 ± 3,164 mm, 19,03 ± 2,683 mm.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Bakung (Hymenocallis Littoralis Jacq Salisb) Dengan Metode Dpph Vira Dinda; Ridwanto
Journal of Health and Medical Science Volume 4 Nomor 2 April 2025
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v4i2.638

Abstract

Penelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan di Laboratorium Penelitian Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan dan Laboratorium Lembaga Pengkajian Pangan Obat dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) Kota Medan pada bulan april 2021. Tahapan penelitian ini meliputi pengolahan bahan tumbuhan, pembuatan ekstrak etanol, pemeriksaan karakterisasi, skrining fitokimia, serta uji aktivitas antioksidan daun bakung (Hymenocallis littoralis (Jacq.) Salisb.) dan vitamin C sebagai kontrol positif. Ekstrak etanol daun bakung dibuat dengan metode maserasi dengan menggunakan etanol 96% dan ekstrak yang diperoleh dipekatkan dengan rotary evaporator, Selanjutnya ekstrak dilakukan uji aktivitas antioksidan dengan menggunakan spektrofotometri Visible. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun bakung (Hymenocallis littoralis (Jacq.) Salisb) mengandung senyawa kimia seperti glikosida, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Penentuan aktivitas Antioksidan daun bakung (Hymenocallis littoralis (Jacq.) Salisb.) dan vitamin C diperoleh hasil nilai IC50 secara berurut yaitu 4.535,33 µg/mL dan 11,62 µg/mL . Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun bakung (Hymenocallis littoralis (Jacq.) Salisb.) mengandung senyawa metabolit sekunder dan beraktivitas antioksidan dengan kategori lemah,namun masih dua kali lebih kuat dibandingkan aktivitas antioksidan dari vitamin C.