Kritik teks Alkitab memiliki peranan penting dalam menjaga keaslian dan validitas teks Kitab Suci sebagai dasar utama penafsiran teologis. Namun, dalam praktik pendidikan Kristen kontemporer, pemahaman terhadap kritik teks sering kali dipandang sebatas pendekatan akademik yang kurang relevan terhadap pembentukan iman dan integritas hermeneutika. Penelitian ini bertujuan menganalisis signifikansi kritik teks Alkitab dalam membangun integritas hermeneutika bagi pendidikan Kristen kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis literatur teologi, hermeneutika, dan kritik teks Alkitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik teks tidak hanya berfungsi untuk menelusuri keakuratan naskah Alkitab, tetapi juga memperkuat objektivitas penafsiran, mencegah penyimpangan teologis, dan membangun tanggung jawab akademik serta spiritual dalam proses pembelajaran Kristen. Selain itu, integrasi kritik teks dalam pendidikan Kristen membantu peserta didik memahami konteks historis dan teologis Alkitab secara lebih komprehensif sehingga menghasilkan hermeneutika yang bertanggung jawab dan relevan terhadap tantangan zaman. Dengan demikian, kritik teks Alkitab memiliki kontribusi signifikan dalam membangun integritas hermeneutika yang kokoh bagi pendidikan Kristen kontemporer serta menjadi fondasi penting dalam pengembangan pembelajaran teologi yang kritis, kontekstual, dan transformatif.Criticism of the biblical text has an important role in maintaining the authenticity and validity of the Biblical text as the main basis for theological interpretation. However, in contemporary Christian educational practice, the understanding of textual criticism is often seen as a less relevant academic approach to the formation of hermeneutic faith and integrity. This study aims to analyze the significance of biblical text criticism in building hermeneutic integrity for contemporary Christian education. The method used is qualitative research with a literature study approach through the analysis of theological literature, hermeneutics, and criticism of biblical texts. The results show that textual criticism not only serves to trace the accuracy of the biblical text, but also strengthens the objectivity of interpretation, prevents theological deviation, and establishes academic and spiritual responsibility in the Christian learning process. In addition, the integration of textual criticism in Christian education helps learners understand the historical and theological context of the Bible more comprehensively, resulting in hermeneutics that are responsible and relevant to the challenges of the times. Thus, biblical text criticism has a significant contribution to establishing a solid hermeneutic integrity for contemporary Christian education as well as being an important foundation in the development of critical, contextual, and transformative theological learning.