Dani Sujana
Program Studi Diploma III Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karsa Husada, Garut, Jawa Barat, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN INFUSA DAN DEKOKTA JAHE MERAH (Zingiber officinale var rubrum) TERHADAP NILAI VISKOSITAS PUTIH TELUR AYAM KAMPUNG SEBAGAI MUKOLITIK Reyhan Putra Sopyana; Dani Sujana; Yogi Rahman Nugraha; Zahara Farhan
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 10 No 2 (2025): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/9b904a26

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ditandai batuk berdahak akibat penumpukan mukus. Mukolitik sintetis seperti bromheksin dapat menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif herbal. Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) mengandung gingerol, shogaol, dan saponin yang berpotensi sebagai mukolitik alami. Penelitian ini bertujuan menilai efek mukolitik infusa dan dekokta jahe merah terhadap viskositas putih telur ayam kampung sebagai model mukus. Desain penelitian adalah kuasi-eksperimen in vitro dengan rancangan post-test only control group. Perlakuan meliputi infusa dan dekokta jahe merah pada konsentrasi 0,25%, 0,50%, dan 1%, dibandingkan dengan kontrol positif (bromheksin), kontrol negatif, dan kontrol pelarut. Viskositas diukur menggunakan viskometer NDJ-5S pada menit ke-0, 30, 60, dan 120, dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis (p<0,05). Hasil menunjukkan infusa 0,25% dan 0,50% serta dekokta 1% menurunkan viskositas secara signifikan dan konsisten, dengan efektivitas mendekati kontrol positif. Penurunan terbesar tercatat pada menit ke-120, masing-masing 29,55%, 28,39%, dan 27,05%, sedangkan kontrol positif 30,65%. Temuan ini menegaskan potensi jahe merah memiliki potensi sebagai kandidat mukolitik herbal yang efektif, sehingga layak untuk dikembangkan melalui penelitian lanjutan, termasuk studi toksisitas serta uji keamanan hingga tahap klinis.