This Author published in this journals
All Journal Jurnal Surya Medika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Literatur: Analisis Situasi dari Pemetaan Program Gizi dalam Penanggulangan Kasus Stunting: Literature Review: Situational Analysis of Nutrition Program Mapping in the Prevention of Stunting Case Leli Khairani Siregar; Liaguztri Maulisazen Basuki
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.12810

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah. Meskipun prevalensi stunting menunjukkan tren penurunan, angka tersebut masih berada di atas target nasional dan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis situasi pemetaan program gizi dalam penanggulangan stunting di Kalimantan Tengah melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan analisis deskriptif terhadap artikel ilmiah, laporan kebijakan, dan hasil penelitian yang relevan yang dipublikasikan pada periode 2020–2025 dan diperoleh dari Google Scholar, PubMed, dan ResearchGate. Hasil kajian menunjukkan bahwa penanggulangan stunting di Kalimantan Tengah telah dilaksanakan melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif, didukung oleh kebijakan daerah seperti Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 26 Tahun 2019 tentang Deteksi Dini Penanggulangan Stunting. Prevalensi stunting mengalami penurunan dari 32% pada tahun 2019 menjadi 23,5% pada tahun 2023. Namun, masih ditemukan berbagai faktor risiko, antara lain keterbatasan akses layanan kesehatan, sanitasi dan sumber air tidak layak, serta karakteristik keluarga berisiko stunting. Studi ini menyimpulkan bahwa pemetaan situasi yang komprehensif, penguatan koordinasi lintas sektor, serta optimalisasi peran tenaga kesehatan dan kader merupakan kunci dalam mempercepat penurunan stunting secara berkelanjutan.