Joko Handoyo
Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fuzzy-Adaptive Smart Irrigation: Sistem Otomatis Penyiraman Tanaman Berbasis IoT dengan Prediksi Kebutuhan Air Real-Time Joko Handoyo; Ervian Febrianto
INSANtek Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/insantek.v6i2.11145

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan, pengujian, dan implementasi prototipe sistem penyiraman tanaman otomatis menggunakan metode fuzzy logic berbasis Internet of Things (IoT). Tujuannya adalah mempermudah proses penyiraman tanaman, khususnya cabai, dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan secara adaptif, karena penyiraman konvensional kurang efisien dan tidak mempertimbangkan kondisi suhu serta kelembapan tanah yang optimal (24°C–28°C and 70%–80%). Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat pengendali yang terhubung dengan sensor DHT11 (suhu udara) dan sensor kelembapan tanah. Data dari kedua sensor diolah menggunakan metode logika fuzzy mamdani untuk menentukan durasi penyiraman secara otomatis. Pengguna juga dapat melakukan monitoring data sensor dan kontrol manual melalui aplikasi Blynk. Proses logika fuzzy terdiri dari fuzzifikasi, inferensi menggunakan rule base 9 aturan, dan defuzzifikasi menggunakan metode centroid. Pengujian fungsionalitas dilakukan dengan black box testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komunikasi data antara perangkat keras dan perangkat lunak berjalan sinkron dan seluruh fungsi sistem beroperasi sesuai perancangan. Pengujian akurasi sensor menunjukkan rata-rata selisih 0,76% untuk DHT11 (dibandingkan termometer) dan rata-rata error 4,57% untuk sensor kelembapan tanah (dibandingkan higrometer), yang masih dalam batas toleransi wajar. Sementara itu, pengujian logika fuzzy mamdani dengan perbandingan hasil simulasi MATLAB menghasilkan rata-rata error 10,5%. Sistem mampu menyesuaikan durasi penyiraman berdasarkan kondisi suhu dan kelembapan. Penelitian ini berhasil membuat prototipe sistem penyiraman otomatis yang mampu menyesuaikan durasi penyiraman secara adaptif dan menyediakan kemudahan bagi pengguna dalam pemantauan serta pengendalian jarak jauh melalui IoT.
Implementasi Metode SAW dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Seleksi Jasa Pengiriman Barang UMKM di Kota Blora Joko Handoyo; Cevin Eris Setiawan
MEKAR : Journal Information System and Computer Application Vol. 1 No. 2 (2025): DECEMBER
Publisher : PT Mekar Research and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65475/3wxg7r73

Abstract

The rapid development of digital technology and the surge in e-commerce activities have made reliable goods delivery services a non-negotiable critical success factor for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). However, the vast selection of logistics providers, each presenting distinct advantages and disadvantages, often leads to significant confusion for MSMEs, ultimately compromising their operational efficiency and negatively impacting customer satisfaction. Recognizing this crucial need for streamlined decision-making, this study was explicitly aimed at developing a Decision Support System (DSS) designed to provide objective, data-driven recommendations for selecting the optimal delivery service. We employed a rigorous quantitative research approach, utilizing the widely accepted Simple Additive Weighting (SAW) method for multi-criteria decision analysis. Data were meticulously collected through structured interviews with a substantial sample of 100 MSMEs located in Blora City. The subsequent analytical process systematically involved stages of data normalization, precise criteria weighting (covering aspects like cost, speed, and service quality), and accurate final ranking calculations. The empirical results definitively showed that J&T (A1) obtained the highest overall preference value of 32%, firmly establishing it as the best alternative based on the established criteria. It was closely followed by Lion Parcel (A4), TIKI (A3), and JNE (A2). This outcome strongly demonstrates that the SAW method is highly effective in generating objective, needs-tailored rankings for complex logistical choices. The study ultimately concludes that the successful implementation of this SAW-based DSS significantly improves the objectivity and efficiency of decision-making, empowering MSMEs to strategically align their logistics choices with key performance indicators like low cost, high speed, and excellent service quality, thereby demonstrably enhancing operational efficiency and expanding market reach.