Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi Melalui Penyuluhan Kesehatan dan Pelatihan Pembuatan Teh Celup Herbal Berbasis Potensi Lokal di Desa Muaratais III, Kec. Angkola Muaratais, Kab. Tapanuli Selatan Afriani, Fadila; Lubis, Nur Eliza; Hasan, Mhd Aulia; Melani, Meta; Ashari, Sefrianti; Nadia, Sofwatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 5 No. 1 (2026): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v5i1.350

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sangat serius karena dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan berbagai komplikasi berbahaya lainnya. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko serta upaya pencegahan dini menjadi salah satu pemicu utama tingginya angka kejadian hipertensi di tingkat komunitas, sehingga kegiatan pengabdian ini diinisiasi di Desa Muaratais III dengan menyasar 20 orang lansia untuk mendongkrak pemahaman kesehatan sekaligus membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam pembuatan teh celup herbal berbahan daun kelor sebagai alternatif minuman sehat penurun tekanan darah. Metode yang diterapkan meliputi kombinasi antara penyuluhan kesehatan lewat ceramah interaktif serta pelatihan pembuatan teh celup melalui demonstrasi dan praktik langsung yang mencakup materi pengertian, faktor risiko, gejala klinis, hingga langkah pengendalian hipertensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya lonjakan pemahaman peserta yang signifikan mengenai pentingnya penerapan pola hidup sehat secara konsisten, di mana para lansia kini telah mampu mempraktikkan pengolahan teh herbal berbahan daun kelor, jahe, sereh, dan kayu manis secara mandiri. Melalui keberlanjutan program ini, kesadaran jemaah lansia dalam mengontrol tekanan darah diharapkan dapat terus meningkat sekaligus mampu mengoptimalkan potensi pemanfaatan sumber daya lokal menjadi produk kesehatan terjangkau yang bernilai guna tinggi.