Leli Purnama
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, STIT Al-Washliyah Binjai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI GURU PAI DALAM MENANAMKAN NILAI KEISLAMAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI DESA HAMPARAN PERAK Irhamuddin; Leli Purnama; Cindy Pusvita Sari; Albani Triyono; Wisnu Wihadi
Didaktika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Edisi Januari-Juni 2026
Publisher : Didaktika : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan KKN merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Artikel ini mengkaji strategi guru PAI dalam menanamkan nilai-nilai Islam pada anak sekolah dasar di Desa Hamparan Perak melalui tempat mengaji Baitul Ilmi Al-Ikhlas. Dengan metode kualitatif pada sekitar 60 anak, ditemukan bahwa strategi pembiasaan, keteladanan, bercerita, dan kuis edukatif berjalan efektif dan mendapat respons antusias, sehingga mampu meningkatkan pemahaman nilai-nilai Islam sejak dini.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MIS MAURA EL-MUMTAZ KOTA BINJAI Putri Fathaniah putri; Leli Purnama; Siti Suharni Simamora
Jurnal Cahaya Madrasah Vol. 2 No. 1 (2026): Edisi Januari-Juni 2026
Publisher : LPPM STIT Al Washliyah Kota Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas II di MIS Maura El Mumtaz Kota Binjai, mengidentifikasi faktor penyebabnya, dan upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca, seperti terbata-bata dan kesulitan mengenali huruf yang dapat menghambat pemahaman pelajaran dan prestasi akademik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dan sampel penelitian ini diambil dengan cara total sampling yang berjumlah 94 siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan dari total 94 siswa kelas II, sebanyak 12 siswa bahwa kesulitan membaca permulaan dipengaruhi oleh faktor internal, seperti rendahnya minat baca, lemahnya penguasaan huruf dan suku kata, serta kurangnya kemampuan literasi dasar. Faktor eksternal mencakup minimnya dukungan keluarga, keterbatasan bahan bacaan, dan lingkungan yang tidak mendukung budaya literasi. Dampaknya terlihat pada penurunan motivasi belajar, rendahnya kepercayaan diri, dan partisipasi siswa di kelas. Upaya guru dalam mengatasi masalah ini meliputi pelaksanaan literasi membaca pagi, pemanfaatan media bantu visual, serta penyediaan pojok baca di kelas.