Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan UMKM berbasis Cashless Payment di Kawasan Udayana Mataram Baiq Desthania Prathama; Armiani Armiani; Elvina Setiawati; Sofiati Wardah; Dwi Arini Nursansiwi
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 6 No. 1 (2026): Articles Pengabdian Mei 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v6i1.8645

Abstract

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Kota Mataram masih didominasi oleh transaksi tunai sehingga mengalami keterbatasan dalam mengikuti perkembangan perilaku konsumen yang semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital. Kondisi ini menyebabkan sebagian UMKM kurang kompetitif, terutama pada kawasan kuliner Jalan Udayana yang memiliki mobilitas konsumen cukup tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi enam UMKM kuliner di kawasan tersebut dalam mengadopsi sistem cashless payment berbasis transfer digital, meliputi transfer mobile banking, transfer antarbank, dompet digital, dan layanan pembayaran non tunai lainnya, sekaligus memperkuat pencatatan keuangan digital sederhana. Kegiatan dilaksanakan selama empat minggu pada tahun 2026 menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan observasi, identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan transaksi, dan evaluasi kegiatan. Tim pengabdi memberikan edukasi terkait optimalisasi rekening bank pribadi menjadi rekening usaha, aktivasi mobile banking dan dompet digital, serta penyusunan buku kas digital berbasis ponsel agar transaksi usaha dapat tercatat secara lebih tertib dan mudah dipantau. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh UMKM mitra mampu mengoperasikan layanan pembayaran transfer digital secara mandiri. Volume transaksi mingguan meningkat rata-rata 30%, sedangkan porsi transaksi non tunai naik dari 10% menjadi 40%. Literasi cashless mitra juga meningkat rata-rata 40 poin. Selain itu, pelaku usaha mulai memisahkan keuangan pribadi dan usaha serta memperoleh kepercayaan lebih besar dari konsumen muda maupun instansi. Pendampingan berbasis PAR ini terbukti efektif dalam memperkuat daya saing UMKM kuliner lokal berbasis digital di Kota Mataram.