Khoirul Huda
Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DETERMINAN BELANJA MODAL DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN DAERAH KOTA/KABUPATEN PROVINSI JAWA TENGAH YANG BERKELANJUTAN Mohamad Zulman Hakim; Dewi Rachmania; Zidan Muhammad Faizal; Raisa Khairurrizki; Khoirul Huda
Accounting Studies and Tax Journal (COUNT) Vol. 3 No. 2 (2026): Accounting Studies and Tax journal
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/djby1a19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap Belanja Modal pemerintah daerah di Provinsi Jawa Tengah. Belanja modal merupakan pengeluaran pemerintah yang dialokasikan untuk memperoleh aset tetap atau aset lainnya yang memberikan manfaat jangka panjang dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik dan pembangunan daerah. Penelitian ini dilakukan pada 35 pemerintah daerah yang terdiri atas 29 kabupaten dan 6 kota di Provinsi Jawa Tengah selama periode 2019–2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) pemerintah daerah. Analisis data dilakukan menggunakan EViews 12 melalui analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, serta pengujian hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Modal, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kemampuan fiskal daerah mampu mendorong peningkatan investasi pemerintah daerah dalam bentuk belanja modal. Dana Bagi Hasil (DBH) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Belanja Modal, sedangkan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak berpengaruh signifikan terhadap Belanja Modal pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah selama periode penelitian.