Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut penerapan strategi pembelajaran yang tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga pemahaman mendalam, reflektif, dan bermakna. Salah satu pendekatan yang relevan dalam menjawab tantangan tersebut adalah deep learning, baik sebagai pendekatan pedagogis maupun sebagai teknologi berbasis kecerdasan buatan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji implementasi deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis digital serta menganalisis manfaat, tantangan, dan peluang penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, kebijakan pendidikan, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan deep learning dalam pembelajaran PAI berbasis digital mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, mendukung pembelajaran yang adaptif dan personal, serta memperkuat internalisasi nilai-nilai keislaman secara kontekstual. Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, sistem pembelajaran adaptif, dan media digital interaktif juga berkontribusi dalam mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Meskipun demikian, implementasi deep learning masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan dan kompetensi guru, kualitas data, serta isu etika dan privasi. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pendidik, lembaga pendidikan, dan pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan penerapan deep learning dalam pembelajaran PAI guna mewujudkan pendidikan Islam yang relevan dan transformatif di era digital. rumah dan guru PAI mengontrol perilaku siswa di sekolah.