Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Strategi Manajemen Contractor's Pre-Financing (CPF) Dalam Meningkatkan Daya Saing Global Kontraktor Indonesia Ismail Hidayat; Farida Rahmawati
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 7 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i7.8415

Abstract

Sistem pembayaran Contractor's Pre-Financing (CPF) telah menjadi tren dalam industri konstruksi infrastruktur Indonesia, khususnya proyek jalan tol strategis nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi manajemen CPF dalam meningkatkan daya saing global kontraktor Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis faktor terhadap 126 responden dari kontraktor BUMN dan swasta yang berpengalaman menangani proyek CPF. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan wawancara mendalam dengan narasumber ahli. Hasil analisis faktor mengidentifikasi lima faktor dominan yang mempengaruhi keputusan keikutsertaan tender CPF: (1) Peran Pemerintah, Risiko dan Profil Proyek, serta Kondisi Finansial Kontraktor, (2) Kemampuan dan Pengalaman Tender, (3) Cash Flow dan Kompleksitas Proyek, (4) Durasi dan Kemungkinan Menang Tender, dan (5) Kemampuan Bayar dan Reputasi Klien. Implementasi strategi manajemen CPF memerlukan integrasi komprehensif aspek manajemen keuangan, manajemen risiko, pengendalian biaya, strategi pemasaran, dan manajemen proyek. Temuan menunjukkan bahwa kontraktor dengan kapasitas finansial kuat dan pengalaman proyek sejenis memiliki peluang lebih besar untuk sukses dalam tender CPF. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan framework manajemen terintegrasi untuk optimalisasi kinerja kontraktor dalam skema CPF guna meningkatkan daya saing di pasar global.
Analisis Penyebab Cost Overrun pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Trans Jawa Oka Candra Sukmana; Farida Rahmawati
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 7 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i7.8432

Abstract

Biaya konstruksi menjadi salah satu pertimbangan fundamental dalam menyusun business plan pembangunan jalan tol oleh suatu badan usaha. Dalam proses pelaksanaannya sering terjadi kenaikan anggaran biaya dari yang direncanakan (cost overrun). Ketidakpastian biaya konstruksi berakibat pada perolehan laba yang direncanakan oleh badan usaha jalan tol. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor dominan penyebab terjadinya cost overrun pada proyek pembangunan jalan tol yang berfokus pada wilayah Trans Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 40 responden yang terdiri dari pemilik proyek dan kontraktor dengan klasifikasi pernah menangani proyek jalan tol trans jawa pada 10 tahun terakhir. Survey menggunakan purposive sampling kepada responden untuk menentukan faktor dominan pada proyek jalan tol trans jawa dengan pembobotan tingkat kepentingan menggunakan analisis faktor. Wawancara semi terstruktur kepada responden ahli dilakukan untuk memvalidasi hasil analisis faktor dan menentukan strategi penanganan. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat empat kelompok faktor yang memengaruhi terjadinya cost overrun pada proyek jalan tol khususnya trans jawa, yaitu: (1) Perencanaan Desain, (2) Masa Pelaksanaan, (3) Faktor Cuaca dan Lingkungan, dan (4) Faktor Pengaruh Stakeholder. Faktor dominan dari hasil penelitian ini yaitu Faktor Perencanaan Desain, dimana faktor ini mampu menjelaskan sebesar 30,619% dari keseluruhan variabel yang menyebabkan terjadinya cost overrun. Adapun indikator dalam faktor dominan tersebut yaitu, perubahan harga pasar, desain yang berubah, pengaruh ketidakakuratan desain, dan pengaruh tingkat kedetailan estimasi biaya konstruksi. Strategi penanganan cost overrun terhadap faktor perencanaan desain adalah: melakukan peningkatan kualitas perencanaan, penerapan value engineering, identifikasi alternatif desain yang lebih efisien, dan melakukan review desain secara berkala.
Analisis Pemilihan Alternatif Review Design pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Nyia Kulonprogo Seksi 1 Paket 1.2 Dedi Kurniawan; Farida Rahmawati
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i7.6853

Abstract

Industri konstruksi memiliki peran krusial dalam pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintah. Namun, proyek konstruksi sering menghadapi tantangan yang berdampak pada produktivitas akibat ketidakpastian kondisi lapangan. Penelitian ini menganalisis penerapan review design pada pekerjaan timbunan Proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Seksi 1 Paket 1.2 untuk meningkatkan efisiensi biaya dan efektivitas waktu. Data diperoleh melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan 19 stakeholder dan penyebaran kuesioner. Tiga alternatif gabungan review design dianalisis menggunakan metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM) dengan kriteria biaya dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Review Design 1 dan 2 (RD1-RD2) memberikan efisiensi biaya terbaik dengan biaya Rp685.031.473.550,83 dan penghematan sebesar Rp145.146.955.570,84. Untuk efektivitas waktu, Review Design 3 (RD3) menunjukkan kapasitas produksi tertinggi sebesar 6.742,72 m³/hari. Pembobotan kriteria berpengaruh signifikan terhadap hasil akhir, dimana alternatif RD1-1 dan RD2-1 dengan bobot biaya 60% memberikan nilai terbaik sebesar Rp411.018.884.130,50, sedangkan RD3-1 dengan bobot waktu 40% menghasilkan kapasitas produksi 2.697,09 m³/hari. Review design terbukti dapat meningkatkan efisiensi proyek konstruksi jalan tol tanpa mengurangi kualitas.