Mahendra, Dhading
Jurnal Ilmiah Widya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DETERMINAN FERTILITAS: SUATU PENDEKATAN MULTILEVEL Wicaksono, Febri; Mahendra, Dhading
Jurnal Ilmiah Widya Vol 4 No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.97 KB)

Abstract

Abstrak:              Jumlah penduduk yang besar dan berkualitas akan menjadi aset yang bermanfaat bagi pembangunan. Sebaliknya, penduduk yang besar dan rendah kualitasnya akan menjadi beban pembangunan. Besarnya jumlah penduduk di Indonesia tidak sebanding lurus dengan kualitas penduduknya. Intervensi kebijakan dalam hal pengendalian penduduk salah satunya dapat difokuskan pada program pengendalian fertilitas. Tujuan penelitian untuk menginvestigasi faktor-faktor yang mempengaruhi fertilitas. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Data SUSENAS 2011, Data PDRB Kabupaten/Kota di Indonesia tahun 2011, dan Data Potensi Wilayah Program Keluarga Berencana Nasional tahun 2011. Model multilevel logistik biner digunakan untuk menganalisa pengaruh faktor individu dan faktor kontekstual yang mempengaruhi fertilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan tingkat kesalahan 5%, umur, lama perkawinan, usia perkawinan pertama, tingkat pendidikan, status bekerja, kejadian kematian anak, dan penggunaan kontrasepsi berpengaruh secara signifikan terhadap fertilitas. Selain itu, fertilitas individu juga bervariasi antar wilayah, fertilitas individu di daerah dengan tingkat pembangunan ekonomi dan pelayanan keluarga berencana yang lebih baik cenderung akan lebih rendah. Kata kunci: fertilitas, faktor individu, faktor kontekstual, multilevel logistik biner. Abstract:     The large population and quality will be a useful asset to development. Instead, a large population and low quality is going to be a burden on development. The magnitudes of the population in Indonesia are not comparable straight with the quality of its population.  The intervention policy in terms of population control, one of which can be focused on fertility control programs. The objective of the study is to investigate the determinants of fertility. Data from the national socioeconomic survey (SUSENAS) 2011, GDP by regency/municipality in Indonesia 2011, and the regions potential of family planning program data 2011 are used in this study. This study employed multilevel binary logistic model to analyse the impact of individual and contextual factors to fertility. This study find that age, duration of marriage, age of first marriage, educational level, working status, the experience of child mortality, and the use of contraception are significantly affect the fertility. In addition, the individual fertility also varies between regions. The individual fertility in regions that have better economic development and have better family planning services are tend to be lower. Key words: fertility, individual factor, contextual factor, multilevel binary logistic.