Bintang Nabila Parahita
Study Program of Industrial Engineering, Faculty Of Technology and Industrial Engineering, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan City, 76127, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Potensi Bahaya dan Strategi Pengendalian Risiko Kerja pada Aktivits Lifting Menggunakan Metode HIRADC Di PT. Pertamina Port And Logistics Bintang Nabila Parahita
Journal of Industrial Innovation and Safety Engineering (JINSENG) Vol 3 No 2 (2025): JINSENG Volume 3 Nomor `2 July 2025
Publisher : Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/jinseng.v3i2.8482001

Abstract

Aktivitas lifting menggunakan Crawler Crane SCX2800 memiliki risiko kerja yang cukup tinggi karena melibatkan pengangkatan material berukuran besar, penggunaan alat berat, serta dipengaruhi kondisi area kerja dan cuaca. Berdasarkan hasil observasi di Jetty 01 PT. Pertamina Port and Logistics Shorebase Tanjung Batu, pernah terjadi insiden berupa MEG tank membentur manifold akibat miskomunikasi dan pilling hammer mengenai kaca kabin akibat ketidaksesuaian proses rigging. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan pengendalian risiko pada aktivitas lifting menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan penelaahan dokumen perusahaan. Penilaian risiko dilakukan berdasarkan nilai likelihood dan severity mengacu pada standar AS/NZS 4360:2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas rigging dan hoisting up memiliki tingkat risiko tertinggi dengan kategori extreme risk. Pengendalian yang direkomendasikan berupa penggunaan hook remover, pemasangan wind speed monitor, pelaksanaan trial lift, dan peningkatan komunikasi kerja untuk membantu mengurangi potensi kecelakaan kerja pada aktivitas lifting.