Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN MATERIAL PRODUKSI BARANG OFFSHORE MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING PADA PT. XYZ Anisa Nasywa
Journal of Industrial Innovation and Safety Engineering (JINSENG) Vol 3 No 2 (2025): JINSENG Volume 3 Nomor `2 July 2025
Publisher : Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/jinseng.v3i2.8482003

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan penyedia peralatan offshore yang menerapkan sistem produksi berbasis job order. Pengelolaan persediaan material yang masih dilakukan berdasarkan estimasi kebutuhan menyebabkan ketidakseimbangan persediaan dan kurang optimalnya pemanfaatan ruang gudang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan persediaan material produksi Wire Rope Sling, mengidentifikasi faktor penyebab ketidakseimbangan persediaan, serta memberikan rekomendasi perbaikan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peramalan permintaan menggunakan metode Moving Average menghasilkan total permintaan sebesar 237unit dengan rata-rata 19,75 unit per bulan dan estimasi permintaan periode berikutnya sebesar 18 unit. Hasil peramalan digunakan sebagai dasar penyusunan Master Production Schedule (MPS) dan perhitungan kebutuhan material menggunakan software POM-QM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode MRP mampu menghasilkan perencanaan kebutuhan material yang lebih terstruktur melalui penentuan Net Requirement, Planned Order Release, dan Planned Order Receipt sesuai lead time masing-masing material. Penggunaan metode Lot For Lot memungkinkan jumlah pemesanan disesuaikan dengan kebutuhan aktual sehingga dapat mengurangi potensi overstock dan stockout. Selain itu, penerapan MRP membantu meningkatkan efektivitas pengendalian persediaan dan mendukung optimalisasi penggunaan ruang gudang pada perusahaan.