Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Kualitas Website Berdasarkan Metode Webqual 4.0: Studi Deskriptif Pada Website Sanpukat Marthen Preskapu Wela; Christian Romario; Joan Puspita Tanumihardja
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9475

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur kualitas website SANPUKAT menggunakan model WebQual 4.0 berdasarkan persepsi pengguna. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 100 responden guru dan tenaga kependidikan. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa kualitas website berada pada kategori baik. Dimensi information quality memperoleh skor tertinggi (M=4,04), diikuti usability (M=3,91) dan service interaction quality (M=3,89). Website dinilai mampu menyediakan informasi yang akurat dan relevan serta cukup mudah digunakan. Namun, aspek kejelasan interaksi, konsistensi informasi, dan kepercayaan pengguna masih perlu ditingkatkan. Temuan ini menegaskan bahwa website telah efektif sebagai media informasi, tetapi memerlukan optimalisasi pada aspek interaksi untuk meningkatkan pengalaman pengguna.  
Analisis Efektivitas Website STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere Dalam Penyebaran Informasi Kepada Mahasiswa Ma Clara Yureka W. I; Christian Romario; Marianus Oktavianus Wega
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas website STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere sebagai media penyebaran informasi dalam konteks ekosistem komunikasi digital mahasiswa. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh mahasiswa yang dipilih secara purposive di STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere. Data dianalisis menggunakan analisis tematik induktif untuk mengeksplorasi persepsi pengguna terkait website sebagai sumber informasi, kualitas konten, pengalaman pengguna, dan adaptasi terhadap Kebutuhan Informasi Mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere berfungsi sebagai rujukan utama, di mana kegunaan yang dirasakan (perceived usefulness) terutama berasal dari otoritasnya sebagai sumber informasi resmi. Namun demikian, website bukan menjadi kanal utama dalam akses informasi awal. Mahasiswa menunjukkan perilaku informasi hibrid, dengan memanfaatkan platform cepat seperti WhatsApp untuk memperoleh informasi awal, dan website untuk verifikasi formal. Meskipun website dinilai cukup baik dalam aspek kelengkapan informasi dan kemudahan penggunaan bagi pengguna yang sudah familiar, keterbatasan pada ketepatan waktu pembaruan, struktur navigasi, dan responsivitas mobile masih menjadi kendala.
Peningkatan Kepedulian Sosial Remaja di Asrama Putera Monte Carmelo Maumere melalui Kegiatan PKM Berbasis Karakter Marthen Preskapu Wela; Christian Romario; Arianto Marselino Hode; Maria Alexandra Wea
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2442

Abstract

Adolescents living in male dormitories experience complex social dynamics; however, apathetic attitudes are still commonly found, characterized by low social awareness, lack of participation in collective activities, and limited empathy toward others. This community service program aims to enhance adolescents’ social awareness through a character-based approach. The method employed was a participatory approach consisting of initial observation, counseling sessions, group discussions, and social activities such as communal work and collaborative tasks. Evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires, behavioral observation, and activity documentation. The results indicate an increase in the average social awareness score from 32.7 to 53.9, with a percentage increase of 64.8%. In addition, observable behavioral changes were found, including improved participation, cooperation, and concern for the dormitory environment. The findings suggest that a participatory character-based approach is effective in fostering adolescents’ social awareness. Therefore, this community service program can serve as an alternative model for character development in male dormitory environments.