Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Budaya Meme Dan Komunikasi Politik Pada Lagu Viral “Mas Bahlil Ganteng” di TikTok Najib Najib; Desi Robiatul Adawiyah Siregar
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9657

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis lagu viral “Mas Bahlil Ganteng” (MBG) di TikTok sebagai bentuk komunikasi politik melalui budaya meme digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berjenis netnografi dan analisis wacana kritis multimodal, data dikumpulkan melalui observasi netnografis terhadap konten TikTok, wawancara mendalam dengan kreator konten dan pengguna aktif, serta dokumentasi pemberitaan lintas platform. Temuan penelitian mengungkap tiga dimensi utama: pertama, MBG merupakan artefak “AI-generated song meme” yang diproduksi dari akumulasi komentar warganet, memperkenalkan dimensi analitis keempat berupa production agency yang melampaui tipologi konten-bentuk-stance dari Shifman (2014); kedua, makna ideologis lagu ini mengalami transformasi paradoksal dari satire politik menjadi alat legitimasi bagi subjek yang disasar, sebuah proses yang dikonseptualisasikan sebagai “satirical capture”; dan ketiga, affordansi platform TikTok khususnya sistem rekomendasi algoritmik, fitur sound linking, serta duet dan stitch secara aktif memediasi dan mendepolitisasi muatan kritis lagu tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam demokrasi Indonesia yang masih berkonsolidasi, budaya meme digital tidak semata berfungsi sebagai resistensi warga, melainkan juga rentan dikooptasi oleh elite melalui logika platform, sehingga menuntut perhatian kritis yang mendesak dari para ilmuwan komunikasi.