Kania Nurlita Dewi
Institut Teknologi Nasional, Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Setting Ruang Terhadap Pola Interaksi Sosial Pengunjung Di Kafe Mutu Loka, Bandung Zain Azmiy; Kania Nurlita Dewi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9777

Abstract

Perkembangan kafe sebagai ruang semi-publik telah mengubah fungsinya dari sekadar tempat untuk mengonsumsi makanan dan minuman menjadi ruang yang mendukung aktivitas sosial, bekerja, belajar, dan rekreasi. Dalam kajian psikologi arsitektur, tatanan ruang dipandang sebagai faktor penting yang memengaruhi perilaku serta pola aktivitas pengguna di dalam lingkungan binaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tatanan ruang terhadap pola interaksi sosial pengunjung di Mutu Loka Café, Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi fenomenologis dan Place-Centered Mapping. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas pengunjung pada area indoor, semi-outdoor, dan outdoor dengan memperhatikan konfigurasi furnitur, tingkat privasi, aksesibilitas, kualitas lingkungan, serta bentuk interaksi sosial yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tatanan ruang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku dan interaksi sosial pengunjung. Area dengan tata ruang terbuka dan pengaturan tempat duduk komunal cenderung mendorong interaksi sosial yang lebih tinggi, sedangkan area dengan tingkat privasi yang lebih besar lebih banyak dimanfaatkan untuk aktivitas individu seperti bekerja dan belajar. Selain itu, faktor lingkungan seperti pencahayaan alami, kenyamanan akustik, dan konektivitas visual dengan area luar turut memengaruhi preferensi pengguna dalam memilih ruang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tatanan ruang merupakan faktor penting dalam membentuk pola interaksi sosial pengguna. Oleh karena itu, aspek perilaku dan psikologis pengguna perlu dipertimbangkan dalam perancangan ruang publik agar tercipta lingkungan yang lebih responsif, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.