M. Andre Rivaldy Siregar
Universitas Muslim Nusantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Asumsi Dasar dalam Teori Akuntansi terhadap Kualitas Informasi Keuangan Ammi Sri Ganti S; Arianto Arianto; Chairunisyah Chairunisyah; M. Andre Rivaldy Siregar; Roliyes Leonardo Naibaho; Fatwa Risalaty Hasibuan; Shinta Tiara
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9944

Abstract

Informasi keuangan merupakan salah satu sumber informasi utama yang digunakan oleh berbagai pihak, seperti investor, kreditur, manajemen, dan pemerintah, dalam proses pengambilan keputusan ekonomi. Kualitas informasi keuangan sangat dipengaruhi oleh penerapan konsep dan asumsi dasar yang mendasari praktik akuntansi. Asumsi dasar dalam teori akuntansi berfungsi sebagai landasan konseptual dalam proses pencatatan, pengukuran, pengakuan, dan pelaporan transaksi keuangan sehingga informasi yang dihasilkan mampu mencerminkan kondisi ekonomi perusahaan secara lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh asumsi dasar dalam teori akuntansi terhadap kualitas informasi keuangan yang dihasilkan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) melalui pengkajian berbagai buku, jurnal ilmiah, standar akuntansi, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menjelaskan hubungan antara asumsi dasar akuntansi dengan karakteristik kualitatif informasi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asumsi entitas ekonomi (economic entity), kelangsungan usaha (going concern), satuan moneter (monetary unit), periode akuntansi (periodicity), dan basis akrual memiliki peran penting dalam menghasilkan laporan keuangan yang relevan, andal, dapat dibandingkan, dapat dipahami, dan tepat waktu. Penerapan asumsi dasar secara konsisten dapat meningkatkan kredibilitas dan integritas laporan keuangan serta membantu pengguna dalam mengambil keputusan ekonomi yang lebih tepat. Sebaliknya, penerapan yang tidak konsisten dapat menimbulkan distorsi informasi, menurunkan kualitas pelaporan keuangan, dan mengurangi tingkat kepercayaan pengguna terhadap laporan keuangan. Oleh karena itu, pemahaman dan penerapan asumsi dasar akuntansi secara tepat menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas informasi keuangan.