Yuliana Zahra O. Duhe
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengelolaan Arsip Dinamis di Kantor Camar Biluhu Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo Yuliana Zahra O. Duhe; Sri Yulianty Mozin; Rustam Tohopi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengelolaan arsip dinamis di Kantor Camat Biluhu Kabupaten Gorontalo. Dilihat dari aspek-aspek berikut yang meliputi tahapan (1) Penciptaan Arsip, (2) Penggunaan Arsip, (3) Pemeliharaan Arsip, dan (4) Penyusutan Arsip. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip dinamis di Kantor Camat Biluhu Kabupaten Gorontalo belum terlaksana secara optimal. Pada tahap penciptaan arsip, kegiatan penciptaan arsip telah dilakukan melalui pengelolaan surat masuk dan surat keluar sebagai bagian dari administrasi kantor, namun belum didukung oleh Standar Operasional Prosedur (SOP) dan sistem klasifikasi arsip yang baku. Pada tahap penggunaan arsip, arsip dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan administrasi, penyusunan laporan, dan pengambilan keputusan, tetapi proses peminjaman serta penemuan kembali arsip masih dilakukan secara sederhana dan belum memiliki prosedur tertulis. Pada tahap pemeliharaan arsip, upaya menjaga keamanan dan kondisi arsip telah dilakukan melalui penyimpanan dalam lemari arsip serta menjaga kebersihan ruang kerja, namun belum tersedia ruang arsip khusus dan fasilitas penyimpanan yang memadai. Pada tahap penyusutan arsip, kegiatan penyusutan belum dilaksanakan secara sistematis karena belum adanya Jadwal Retensi Arsip (JRA) dan tenaga pengelola arsip yang memiliki kompetensi khusus di bidang kearsipan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan arsip dinamis masih memerlukan perbaikan dari aspek prosedur, sarana prasarana, dan sumber daya manusia.