Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mitigasi Konflik Agraria di Kawasan Industri Gresik Melalui Pendekatan Sosio-Legal dan Mediasi Siti Panca Utami
Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary Vol. 2 No. 3 (2026): KONSULI: Knowledge on Sustainability, Longevity, and Interdisciplinary
Publisher : PT Konsuli Corpora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eskalasi pembangunan kawasan industri di Kabupaten Gresik sering kali berbenturan dengan hak atas tanah masyarakat lokal, memicu konflik agraria yang kompleks dan berkepanjangan. Ketegangan ini sering disebabkan oleh ketidakjelasan status kepemilikan tanah historis serta proses pengadaan tanah yang dianggap tidak transparan oleh warga terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar penyebab sengketa lahan di kawasan industri serta merumuskan model mitigasi konflik melalui integrasi pendekatan sosio- legal dan mekanisme mediasi non-litigasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di wilayah industri Manyar, melibatkan teknik wawancara mendalam dengan perwakilan korporasi, tokoh masyarakat, dan otoritas pertanahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor determinan konflik meliputi tumpang tindih alas hak tanah dan lemahnya perlindungan terhadap hak ulayat atau tanah adat dalam regulasi daerah. Disimpulkan bahwa mitigasi konflik agraria memerlukan transformasi dari pendekatan formal-legalistik menuju pendekatan dialogis-mediatif yang mengedepankan keadilan restoratif. Strategi ini direkomendasikan untuk meminimalkan risiko hukum dan sosial bagi seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem industri.