Jon Jon
Sekolah Tinggi Teologi Kristus Alfa Omega

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Adu Kuat Model Pendudukan Tanah Perjanjian oleh Bangsa Israel dalam Perspektif Arkeologi Biblika Jon Jon
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i1.100

Abstract

The model of the occupation of the promised land has become a topic that is often discussed by theologians with their respective arguments. Therefore, the purpose of this research is to see and find out which model of the occupation of the promised land really fits the biblical facts and historical facts supported by archaeological findings. The research method used is a qualitative method with a biblical archaeological interpretation approach and literature review. The result of this research is that the conquest model is the model of occupation of the promised land that best fits the biblical narrative and is strongly supported by existing archaeological finds. So the model of conquest is undoubtedly the model that Joshua and the Israelites used when they occupied the land of Canaan.
Pengajaran Eskatologi Sebagai Bagian Penting Dalam Pendidikan Di Gereja Jon Jon; Soendoro Jahja
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i2.142

Abstract

Jarang sekali gereja-gereja yang membahas mengenai eskatologi secara khusus di dalam sebuah ibadah atau pengajarannya. Umumnya gereja lebih tertarik dengan topik khotbah dan pengajaran lain daripada membahas mengenai eskatologi dikarenakan banyak faktor seperti tidak menguasai materi eskatologi, takut jemaat tidak suka akan pengajaran tersebut dan lain sebagainya. Padahal kalau kita melihat kepada Alkitab maka jelas sekali bahwa pesan mengenai eskatologi sangat kuat dikumandangkan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah supaya gereja dapat mengerti betapa pentingnya pengajaran eskatologi bagi jemaat sehingga dapat mempersiapkan kurikulum dan bahan ajar yang akan digunakan nantinya. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis studi deskriptif dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pengajaran eskatologi harus diposisikan sebagai doktrin utama dalam pendidikan gereja dan diajarkan melalui kurikulum, metode, serta evaluasi yang terstruktur agar jemaat membangun pemahaman dan pengharapan iman yang dewasa dan Alkitabiah. Adapun manfaat penelitian ini yaitu untuk menjadi acuan bagi gereja dalam mengembangkan strategi pengajaran eskatologi yang sistematis dan efektif sehingga dapat meningkatkan kedewasaan iman serta pemahaman teologis jemaat.