John Mussa Renhoard
Sekolah Tinggi Teologi Presbyterian Shema

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Teologi: Upaya Memperkuat Relevansi dan Aplikasi Iman di Era Modern John Mussa Renhoard
Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 7, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46305/im.v7i1.604

Abstract

This study aims to analyze the integration of Contextual Teaching and Learning (CTL) in theological education and its implications for the application of faith. This study employed a qualitative approach with a conceptual library research approach. Data were obtained from relevant books and scientific journal articles and analyzed using content analysis techniques and a thematic approach. The results indicate that CTL has significant relevance in bridging the gap between theological understanding and the practice of faith, and is structurally aligned with the principles of contextual theology. The findings also revealed that the integration of CTL and contextual theology produces a learning model that connects theological texts and reflections on faith with the context of life. Therefore, CTL functions not only as a learning strategy but also as a pedagogical framework for developing contextual, reflective, and applicable theological education. In addition, the implementation of CTL encourages students to actively engage in critical reflection on social and spiritual realities within their communities. Furthermore, this approach contributes to the formation of holistic theological learning that is transformative, participatory, and relevant to contemporary challenges faced by faith communities. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pembelajaran kontekstual dalam pendidikan teologi serta implikasinya terhadap aplikasi iman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan yang bersifat analisis konseptual. Data diperoleh dari buku dan artikel jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual memiliki relevansi yang signifikan dalam menjembatani kesenjangan antara pemahaman teologis dan praktik iman, serta memiliki kesesuaian struktural dengan prinsip teologi kontekstual. Temuan dari penelitian ini juga menemukan bahwa integrasi pembelajaran kontekstual dan teologi kontekstual menghasilkan model pembelajaran yang dapat menghubungkan teks teologi, refleksi iman dengan konteks kehidupan. Oleh karena itu, pembelajaran kontekstual tidak hanya berfungsi sebagai strategi pembelajaran, tetapi juga sebagai kerangka pedagogis dalam pengembangan pendidikan teologi yang kontekstual, reflektif serta aplikatif. Selain itu, penerapan pembelajaran kontekstual mendorong peserta didik untuk secara aktif terlibat dalam refleksi kritis terhadap realitas sosial dan spiritual di dalam komunitas mereka. Lebih lanjut, pendekatan ini berkontribusi terhadap terbentuknya pembelajaran teologi yang holistik, transformatif, partisipatif, serta relevan dengan tantangan kontemporer yang dihadapi oleh komunitas iman.