Tri Wiji Nurani
Department of Fisheries Resource Utilization, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University, Jl. Agatis, IPB Daramaga Campus, Bogor 16680, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA PERIKANAN CUMI-CUMI YANG BERBASIS DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA SUNGAILIAT, PROVINSI BANGKA BELITUNG: DYNAMICS OF SQUID FISHERIES BASED ON THE SUNGAILIAT NUSANTARA FISHING PORT, BANGKA BELITUNG PROVINCE Sari Rama Dianti; Prihatin Ika Wahyuningrum; Tri Wiji Nurani; Mustaruddin Mustaruddin; Izza Mahdiana Apriliani
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol. 17 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.17.114-125

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat sebagai salah satu lokasi pendaratan hasil tangkapan cumi-cumi dengan produksi cenderung menurun pada periode 2017–2021. Penurunan produksi cumi-cumi diduga dipengaruhi oleh tekanan eksploitasi, perubahan iklim, dan aktivitas penambangan timah laut. Keberlanjutan cumi-cumi dapat terancam mengingat tingginya sensitivitas cumi-cumi terhadap perubahan kondisi perairan. Penelitian bertujuan mendeskripsikan alat penangkapan cumi-cumi di PPN Sungailiat dan menganalisis dinamika ekologi perikanan cumi-cumi di perairan Bangka Belitung periode 2017–2021. Data unit penangkapan diperoleh melalui observasi dan wawancara nelayan, sedangkan data oseanografi diperoleh dari citra penginderaan jauh (remote sensing). Analisis data meliputi analisis deskriptif, analisis CPUE, analisis indeks musim penangkapan, dan analisis temporal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap utama cumi-cumi di PPN Sungailiat adalah pancing ulur yang didominasi kapal berukuran ≤ 5 GT. Rata-rata nilai CPUE lebih tinggi pada musim timur dibandingkan musim barat. Musim puncak penangkapan terjadi pada bulan Agustus–November. Distribusi klorofil-a lebih tinggi saat musim timur, suhu permukaan laut relatif hangat pada musim timur hingga peralihan, dan salinitas berada pada kisaran optimal (± 31,5–33,0 PSU). Interaksi antara faktor oseanografi dan musim penangkapan memengaruhi dinamika hasil tangkapan cumi-cumi di perairan Bangka Belitung.