Putu Wulandari Tristananda
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKPD BERDIFERENSIASI SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU KELAS IX SMP Swadinda Cistaswari; Putu Wulandari Tristananda; I Wayan Wira Darma
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.11388

Abstract

This development research aims to (1) describe the design, (2) analyze the validity, and (3) analyze the practicality of differentiated worksheets for the Hindu Religious Education course in the 9th grade at SMP Negeri 2 Sawan. This study employs the Design and Development Research (DDR) method, which includes the stages of analysis, design, development, and evaluation. The research subjects consisted of subject matter experts, media experts, language experts, teachers, and ninth-grade students at SMP Negeri 2 Sawan. The results of this study indicate that students have diverse learning styles; therefore, differentiated worksheets were developed for the Catur Marga material, incorporating three learning activities: visual activities involving observing and analyzing images, auditory activities through listening to various educational audio materials, and kinesthetic activities through simple practical exercises. The validity test results showed a “highly valid” category with a percentage of 98.33% for the content aspect, 95.83% for the media aspect, and 88.75% for the language aspect. The results of the practicality test by teachers yielded a score of 98.67%, while students scored 92,67% in the one-to-one stage and 96.42% in the small group stage, both falling into the “highly practical” category. Thus, the differentiated worksheets developed are suitable for use as an innovative teaching resource that supports interactive, meaningful, and student-centered learning. ABSTRAK Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun, (2) menganalisis validitas, (3) menganalisis kepraktisan LKPD berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu kelas IX SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian ini menggunakan metode Design and Development Research (DDR) yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, dan evaluasi. Subjek penelitian ini terdiri dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa, guru, dan peserta didik kelas IX SMP Negeri 2 Sawan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik  memiliki gaya belajar yang beragam, sehingga dikembangkan LKPD berdiferensiasi pada materi Catur Marga dengan tiga aktivitas pembelajaran, yaitu aktivitas visual berupa mengamati dan menganalisis gambar, auditori melalui kegiatan menyimak berbagai audio pembelajaran, serta kinestetik melalui praktik sederhana. Hasil uji validitas menunjukkan kategori sangat valid dengan persentase 98,33% pada aspek materi, 95,83% pada aspek media, dan 88,75% pada aspek kebahasaan. Hasil uji kepraktisan oleh guru memperoleh nilai sebesar 98,67%, sedangkan oleh peserta didik diperoleh nilai sebesar 92,67% pada tahap one-to-one dan 96,42% pada tahap small group dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, LKPD berdiferensiasi yang dikembangkan layak digunakan sebagai inovasi bahan ajar yang mendukung pembelajaran interaktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN ZEP QUIZ PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU KELAS X Wayan Desi Setiawati; Putu Wulandari Tristananda; L. Eka M. Julianingsih P
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11411

Abstract

ABSTRACT The rapid advancement of digital technology has created a growing demand for learning experiences that are more interactive and capable of enhancing student engagement throughout the educational process. In Hindu Religious Education, however, the use of digital game-based learning media remains relatively limited, particularly in teaching the topic of Yadnya as presented in the epics Ramayana and Mahabharata. This situation provided the basis for developing an interactive learning medium utilizing the Zep Quiz platform as a learning tool better aligned with the characteristics of learners in the digital era. The product was developed using the Design and Development Research (DDR) framework proposed by Richey and Klein. The development process involved identifying user needs, designing the media, developing and refining the product, and conducting evaluations of the final output. Data were collected through interviews, observations, documentation, and the administration of validity and practicality questionnaires. The evaluation process involved subject matter experts, language experts, instructional media experts, Hindu Religious Education teachers, and Grade X students of SMK Negeri 2 Singaraja as product users. The evaluation results indicated that the developed media achieved the categories of highly valid and highly practical. These findings suggest that Zep Quiz is suitable for supporting Hindu Religious Education learning while fostering a more participatory learning environment. The integration of game elements, challenges, and digital interaction encouraged students to become more actively engaged during learning activities. The primary contribution of this study lies in integrating Zep Quiz with the Yadnya content in the Ramayana and Mahabharata, thereby creating a contextual, engaging, and relevant learning experience for contemporary learners. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital mendorong kebutuhan akan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu, pemanfaatan media berbasis permainan digital masih relatif terbatas, khususnya pada materi Yadnya dalam epos Ramayana dan Mahabharata. Kondisi tersebut melatarbelakangi pengembangan media pembelajaran interaktif yang memanfaatkan Zep Quiz sebagai sarana belajar yang lebih sesuai dengan karakteristik peserta didik di era digital. Pengembangan produk dilakukan menggunakan kerangka Design and Development Research (DDR) yang dikemukakan oleh Richey dan Klein. Prosesnya mencakup identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan media, pengembangan dan penyempurnaan produk, hingga evaluasi terhadap hasil yang dihasilkan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner validitas dan kepraktisan. Penilaian melibatkan pakar materi, pakar bahasa, pakar media pembelajaran, guru Pendidikan Agama Hindu, dan siswa kelas X SMK Negeri 2 Singaraja sebagai pengguna produk. Rangkaian evaluasi memperlihatkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh kategori sangat valid dan sangat praktis. Penilaian tersebut mengindikasikan bahwa Zep Quiz layak digunakan sebagai pendukung pembelajaran Pendidikan Agama Hindu sekaligus mampu menciptakan suasana belajar yang lebih partisipatif. Kehadiran unsur permainan, tantangan, dan interaksi digital mendorong keterlibatan siswa secara lebih aktif selama pembelajaran berlangsung. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada integrasi Zep Quiz dengan materi Yadnya dalam Ramayana dan Mahabharata sehingga menghasilkan pengalaman belajar yang kontekstual, menarik, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini.