This Author published in this journals
All Journal Agroteknika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Mutu Benih Kedelai (Glycine Max (L.) Merr.) dengan Sari Buah Nanas Sebagai Organic Seed Priming Muhammad Al Qudus Ibsanda; Irawati Chaniago; Aswaldi Anwar
Agroteknika Vol 9 No 2 (2026): ARTICLES IN PRESS
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v9i2.641

Abstract

Kedelai sebagai salah satu komoditas penting yang berperan dalam pemenuhan bahan pangan dan pakan sebagai sumber protein dan lemak nabati. Penyediaan benih berkualitas baik menjadi salah satu kunci penting dalam upaya meningkatkan produksi kedelai. Perbaikan kualitas benih kedelai dapat dicapai dengan pemberian sari buah nanas berdasarkan reaksi hidrolisis antara enzim bromelin dan protein kedelai. Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi sari buah nanas terbaik yang dapat digunakan untuk invigorasi benih kedelai. Percobaan dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2025 di Laboratorium Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima konsentrasi sari buah nanas yaitu 0, 25, 50, 75, dan 100% dengan empat ulangan. Benih kedelai direndam selama 3 jam dalam larutan sari buah nanas sebelum dilakukan uji perkecambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sari buah nanas sebagai organic priming dapat meningkatkan persentase daya berkecambah, perkecambahan pada hari hitung pertama, potensi tumbuh maksimum, nilai indeks perkecambahan, bobot kering kecambah normal, dan pertumbuhan akar kecambah. Priming menggunakan konsentrasi 50% sari buah nanas menunjukkan hasil terbaik pada persentase daya berkecambah, perkecambahan pada hari hitung pertama, potensi tumbuh maksimum, dan nilai indeks perkecambahan benih.