Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tirakat sebagai Mekanisme Pengendalian Diri Mahasiswa di Era Disrupsi Digital Ulil Albab; Yudril Basith
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.1777

Abstract

Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan regulasi diri bagi mahasiswa melalui meningkatnya distraksi, kecenderungan perilaku instan, dan kesulitan mengendalikan penggunaan media digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik tirakat sebagai mekanisme pengendalian diri mahasiswa dalam menghadapi era disrupsi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokus di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA). Informan terdiri atas empat mahasiswa aktif yang dipilih melalui purposive sampling dari sepuluh calon informan berdasarkan kriteria aktif menggunakan media digital dan memiliki pengalaman menjalankan tirakat secara rutin minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tirakat berperan sebagai sarana pembentukan ketenangan batin dan kedekatan spiritual yang memperkuat ketahanan psikologis. Praktik ini juga berfungsi sebagai mekanisme pengendalian emosi dan dorongan nafsu melalui pembiasaan menahan keinginan serta peningkatan kesadaran diri. Selain itu, tirakat membantu mahasiswa mengelola distraksi digital dengan menumbuhkan kemampuan menunda gratifikasi, membatasi penggunaan media sosial secara sadar, serta membentuk disiplin dan kontrol diri dalam penggunaan teknologi. Dengan demikian, tirakat berfungsi sebagai mekanisme penguatan regulasi diri yang mengintegrasikan dimensi spiritual, emosional, dan perilaku dalam menghadapi tantangan era disrupsi digital.