Nelvia Iryani
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Andalas, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Descriptive Quantitative Analysis of the Agam Maju Generasi Pintar Scholarship Program 2025 in Agam Regency: ANALISIS DESKRIPTIF KUANTITATIF PROGRAM BEASISWA AGAM MAJU GENERASI PINTAR TAHUN 2025 DI KABUPATEN AGAM Fitri Rahayu; Nelvia Iryani
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.596

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the implementation of the Agam Maju Generasi Pintar Scholarship Program in 2025 in Agam Regency using a quantitative descriptive approach. The study focuses on the distribution of scholarship recipients, the amount of assistance, and the program’s contribution to improving access to higher education. The data used are secondary data obtained from the Regent’s Decree of Agam Regency in 2025 and publications from the Central Bureau of Statistics. The analysis method employs descriptive statistics in the form of percentages and tabulation. The results show that the total number of recipients is 270 students, dominated by continuing recipients (95.9%), while new recipients account for only 4.1%. The decrease in recipients is influenced by the implementation of DTSEN-based verification. The amount of assistance varies based on the location of the university, indicating a need-based policy approach. Overall, the program contributes to improving access to higher education, although it still functions as supplementary financial support. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Beasiswa Agam Maju Generasi Pintar Tahun 2025 di Kabupaten Agam dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini memfokuskan pada distribusi penerima, besaran bantuan, serta kontribusi program dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Keputusan Bupati Agam Tahun 2025 dan publikasi Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif berupa persentase dan tabulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penerima beasiswa sebanyak 270 orang, dengan dominasi penerima lama sebesar 95,9%, sedangkan penerima baru hanya sebesar 4,1%. Penurunan jumlah penerima dipengaruhi oleh penerapan verifikasi berbasis DTSEN. Besaran bantuan yang berbeda berdasarkan lokasi perguruan tinggi menunjukkan adanya kebijakan berbasis kebutuhan. Secara umum, program ini berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi, namun masih berfungsi sebagai bantuan tambahan
A Descriptive Study: An Evaluation of the Availability of Facilities and Infrastructure at the “Kayu Kolek” Tourist Attraction in Lima Puluh Kota : STUDI DESKRIPTIF : EVALUASI KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PADA OBJEK WISATA “KAYU KOLEK” KABUPATEN LIMAPULUH KOTA Nelvia Iryani
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.608

Abstract

Abstract. The availability of facilities and infractructure is one of the most frequent issues encountered in tourist attractions that are still developing, one of wich is the “Kayu Kolek” tourist attraction located in Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang, Luak district, Limapuluh Kota Regency. This research therefore aims to identify and evaluate the availability of facilities and infrastucture on that tourist attraction. A descriptive methode with qualitative approach was used. Primary data was obtained through observation and structured interviews conduvted to the managers and the government of Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang. The research result shows that the tourist attraction was lack of facilities and infrastucture limiting the activities of tourist visiting the place. Several facilities and infrastucture that must be developed include: accessibility to the location, electricity, telecomunication and internet network, a welcome gateway, trash cans, public transportation. Medicine and health care facility, the availability of recreational facility and play area, gazebo as well as benches or place to sit for visitors.   Abstrak. Ketersediaan sarana prasarana merupakan salah satu permasalahan yang sering ditemui pada objek wisata yang masih berkembang, salah satunya adalah objek wisaya “Kayu Kolek” di Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang panjang (SITAPA), Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi ketersediaan sarana prasarana pada objek wisata tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana data primer diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur kepada pengelola objek wisata dan pemerintahan Nagari SITAPA. Hasil penelitian menunjukkan, permasalahan yang dihadapi objek wisata “Kayu Kolek” saat ini adalah masih kurangnya ketersediaan sarana prasarana pariwisata yang menyebabkan kegiatan para wisatawan yang berkunjung sangat terbatas. Beberapa sarana prasarana yang harus dibenahi antara lain: aksesibilitas jalan menuju lokasi objek wisata, jaringan listrik, telekomunikasi dan internet, gapura selamat datang, tempat sampah, transportasi umum, obat-obatan dan fasilitas kesehatan, ketersediaan sarana rekreasi dan tempat bermain, gazebo serta tempat-tempat duduk bagi pengunjung.