Aldila Krisnaresanti
Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Income Disparity Dynamics in Banyumas Regency During 2024–2025: ANALISIS DINAMIKA DISPARITAS PENDAPATAN DI KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2024–2025 Putri Ridhotul Ngulyah; Dian Isnawati; Aldila Krisnaresanti
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i1.620

Abstract

Abstract. Income disparity remains a crucial challenge in the development agenda of Banyumas Regency. This study aims to analyze fluctuations in income disparity and examine their relationship with unemployment, poverty, economic growth, and the Human Development Index during the 2024–2025 period. This research employs a quantitative descriptive method using secondary data obtained from the Central Statistics Agency and various relevant scientific literature sources. The analysis was conducted through descriptive data interpretation. The results indicate a positive trend in improving income distribution, as reflected by the decline in the Gini ratio from 0.385 in 2024 to 0.358 in 2025, placing the region in the category of moderate inequality. The open unemployment rate increased; however, it did not directly affect income disparity. Meanwhile, the decline in poverty levels, improvement in economic growth, and increase in the Human Development Index contributed to better income distribution within the community. This study concludes that income disparity in Banyumas Regency is influenced by various multidimensional factors, thereby requiring inclusive and sustainable development policies to achieve a more equitable distribution of public welfare.  Abstrak. Isu disparitas pendapatan masih menjadi tantangan krusial dalam agenda pembangunan di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fluktuasi disparitas pendapatan serta mengkaji keterkaitannya dengan pengangguran, kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan Indeks Pembangunan Manusia pada periode 2024-2025. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan berbagai literatur ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan melalui interpretasi data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya tren positif berupa perbaikan distribusi pendapatan, ditandai oleh penurunan rasio Gini dari 0,385 pada 2024 menjadi 0,358 pada 2025, yang menempatkan wilayah ini pada kategori ketimpangan sedang. Tingkat pengangguran terbuka mengalami peningkatan, namun tidak secara langsung memengaruhi disparitas pendapatan. Sementara itu, penurunan tingkat kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia berkontribusi terhadap perbaikan distribusi pendapatan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa disparitas pendapatan di Kabupaten Banyumas dipengaruhi oleh berbagai faktor multidimensi, sehingga diperlukan kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
The Influence of QRIS Use and The Development of Cashless Transactions on People’s Purchasing Decisions in Purwokerto: PENGARUH PENGGUNAAN QRIS DAN PERKEMBANGAN TRANSAKSI CASHLESS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MASYARAKAT DI PURWOKERTO Triyana Laudry Qumaeroh; Citra Aurel Safara; Dian Isnawati; Aldila Krisnaresanti
Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026 ( ON PROGRESS)
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/ekonomipedia.v4i2.636

Abstract

Abstract. The emergence of digital transaction systems also affects consumer behavior in making purchases. This study aims to determine the effect of using QRIS and the development of cashless transactions on the purchasing decisions of the community in Purwokerto. This study uses a quantitative method with an associative-causal approach, targeting 103 respondents who use QRIS and non-cash transactions. Primary data was obtained through questionnaires using a random sampling technique. Data analysis includes validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, t-tests, F-tests, and coefficient of determination. The results of this study indicate that the use of QRIS does not have a significant effect on purchasing decisions, while non-cash transactions have a significant effect. Simultaneously, both variables affect purchasing decisions with a contribution of 49.1%, while 50.9% is influenced by other factors. It is hoped that this research can provide benefits for entrepreneurs and researchers in the future regarding cashless transactions. Abstrak. Munculnya sistem transaksi digital juga memengaruhi perilaku konsumen dalam melakukan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan QRIS dan perkembangan transaksi cashless terhadap keputusan pembelian masyarakat di Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif-kausal, yang ditujukan kepada 103 responden yang menggunakan QRIS dan transaksi non-tunai. Data primer diperoleh melalui kuesioner dengan menggunakan teknik random sampling. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan QRIS tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan transaksi non-tunai memiliki pengaruh yang signifikan. Secara bersamaan, kedua variabel memengaruhi keputusan pembelian dengan kontribusi sebesar 49.1%, sementara 50.9% dipengaruhi oleh faktor lain. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi para pelaku usaha dan peneliti di masa depan terkait transaksi non-tunai