Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan pemberdayaan masyarakat melalui produksi teh daun mangrove sebagai minuman herbal bernilai ekonomi di UPTD Kebun Raya Mangrove Surabaya Nur Rahmawati; Yekti Condro Winursito; Aulia Dewi Fatikasari; Rehan Zufar Ayubi; Isna Nugraha
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38874

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di UPTD Kebun Raya Mangrove Surabaya dengan tujuan meningkatkan pemanfaatan daun mangrove sebagai bahan baku teh herbal bernilai ekonomi. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung kepada masyarakat pesisir. Materi yang diberikan meliputi teknik pengolahan dan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, ditunjukkan dari peningkatan jawaban “Ya” sebesar 28% pada pre-test menjadi 93% pada post-test. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang usaha baru serta meningkatkan kesadaran terhadap konservasi lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam penguatan ekonomi lokal dan pelestarian ekosistem mangrove. Kata kunci: daun mangrove; minuman herbal; pengabdian masyarakat; teh mangrove. AbstractThis community service activity was conducted at the Mangrove Botanical Garden UPTD Surabaya to enhance the utilization of mangrove leaves as raw materials for herbal tea with economic value. The activity involved training, mentoring, and hands-on practice for coastal communities, covering processing techniques and digital marketing strategies. The results showed a significant increase in participants’ knowledge, indicated by the rise in “Yes” responses from 28% in the pre-test to 93% in the post-test. This demonstrates that the training was effective in improving knowledge and skills. In addition, the activity created new business opportunities and increased awareness of environmental conservation. Therefore, this activity contributes to strengthening the local economy and supporting sustainable mangrove ecosystem preservation. Keywords: community service; herbal beverage; mangrove leaves; mangrove tea.
Analisis Kelayakan Ekonomi Dan Finansial (Studi Kasus: Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi Paket I, II & III) Nabila Sekar Mawardhani; Aulia Dewi Fatikasari; Achmad Dzulfiqar Alfiansyah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1320

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket I, II, dan III direncanakan untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi transportasi di Jawa Timur. Peningkatan volume lalu lintas pada jalan eksisting berpotensi menurunkan tingkat pelayanan, meningkatkan waktu tempuh, dan Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi lalu lintas eksisting, potensi perpindahan kendaraan ke jalan tol, serta manfaat ekonomi melalui penghematan BOK dan nilai waktu perjalanan. Studi menggunakan data sekunder dari instansi terkait dan literatur dengan pendekatan without project dan with project. Kelayakan dianalisis menggunakan Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Internal Rate of Return (IRR). Hasil analisis ekonomi menunjukkan BCR 1,23, NPV Rp2.960.867.181.166,29, dan EIRR 11,16%. Analisis finansial menghasilkan BCR 1,89, NPV Rp10.052.647.141.406,20, FIRR 11,09%, dan Payback Period (PP) tahun ke-32. FIRR lebih besar daripada MARR (11,09% > 8,47%), sehingga investasi memenuhi tingkat pengembalian minimum dan tidak memerlukan Viability Gap Funding (VGF). Dengan demikian, pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket I, II, dan III dinyatakan layak secara ekonomi dan finansial.