Rena Murdianti
Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peluang Metaverse sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Digital: Studi Kajian Pustaka Rena Murdianti; Ani Rakhmawati
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Kajian Kritis Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/idiomatik.v9i1.3427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peluang pemanfaatan metaverse sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia di era digital melalui studi pustaka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menganalisis 14 artikel ilmiah nasional dan internasional yang diperoleh dari Google Scholar, Scopus, dan SINTA. Literatur yang dikaji dipublikasikan pada rentang tahun 2018–2026 dan diseleksi berdasarkan kesesuaian topik, tahun publikasi, serta keterkaitannya dengan metaverse, virtual reality (VR), augmented reality (AR), immersive learning, dan pembelajaran Bahasa Indonesia. Analisis data dilakukan melalui proses identifikasi, kategorisasi, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa metaverse berpeluang mendukung pengembangan keterampilan menyimak melalui simulasi interaktif, keterampilan berbicara melalui komunikasi virtual berbasis avatar, keterampilan membaca melalui penyajian sumber belajar yang lebih kontekstual, serta keterampilan menulis melalui aktivitas kolaboratif dan berbasis proyek. Selain itu, metaverse berpotensi meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan peserta didik, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, berpikir kritis, dan literasi digital sebagai bagian dari keterampilan abad ke-21. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kesenjangan digital, kesiapan guru, pengembangan konten lokal, keamanan data, dan keberlanjutan penggunaan teknologi. Kajian ini memberikan gambaran konseptual mengenai peluang pemanfaatan metaverse sebagai inovasi media pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teknologi digital serta dapat menjadi rujukan bagi pengembangan pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.