Purwanti Purwanti
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS ASESMEN FORMATIF BERBASIS DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X SMK MADINATUL HADID CILEGON: Studi quasi Eksperimen pada siswa kelas X SMK Madinatul Hadid Cilegon Purwanti Purwanti; Suhelvi Suhelvi; Hafidh Amanatul Mulki; Tatu Hidayah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.11576

Abstract

ABSTRACT The low effectiveness of conventional assessment in providing timely feedback and encouraging active student engagement remains a challenge in anecdotal text learning. Therefore, this study aimed to analyze the effectiveness of digital formative assessment using the Socrative application in teaching anecdotal texts to tenth-grade students at SMK Madinatul Hadid Cilegon. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental method using a nonequivalent control group design. The sample consisted of 60 students divided into an experimental class and a control class. Data were collected through learning achievement tests and questionnaires. Data analysis was conducted using IBM SPSS Statistics through homogeneity testing and the Mann–Whitney U Test because the data were not normally distributed. The results showed that the average learning achievement score of students in the experimental class was 88.00, which was higher than that of the control class at 67.33. The Mann–Whitney U Test revealed a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating a significant difference in learning outcomes between the two groups. Furthermore, the effect size value of 0.60 indicated a large effect of digital formative assessment on improving student learning outcomes. The findings also demonstrated that the use of Socrative enhanced student engagement through real-time feedback during the learning process. Therefore, digital formative assessment using the Socrative application was proven effective in improving both learning outcomes and student engagement, making it a viable, interactive, and student-centered assessment alternative for anecdotal text learning ABSTRAK Rendahnya efektivitas asesmen konvensional dalam memberikan umpan balik yang cepat dan mendukung keterlibatan aktif siswa menjadi salah satu tantangan dalam pembelajaran teks anekdot di sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas asesmen formatif berbasis digital menggunakan aplikasi Socrative dalam pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMK Madinatul Hadid Cilegon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar dan angket, sedangkan analisis data menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics melalui uji homogenitas dan uji Mann-Whitney U Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 88,00 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 67,33. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelompok. Selain itu, nilai effect size sebesar 0,60 menunjukkan bahwa penggunaan asesmen formatif berbasis digital memberikan pengaruh dalam kategori besar terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa aplikasi Socrative mampu meningkatkan keterlibatan siswa melalui pemberian umpan balik secara real-time selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, asesmen formatif berbasis digital menggunakan aplikasi Socrative terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif asesmen yang inovatif, interaktif, dan berpusat pada siswa dalam pembelajaran teks anekdot.